Kaesang Komentari Pelamar Kerja, Berikut Etika Melamar Kerja Zaman Sekarang

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep sebelumnya membagikan contoh etika pelamar yang dinilai kurang baik.

Kaesang Komentari Pelamar Kerja, Berikut Etika Melamar Kerja Zaman Sekarang
Tribun Bali/ Net
ilustrasi wawancara kerja 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep sebelumnya membagikan contoh etika pelamar yang dinilai kurang baik.

Si pelamar tersebut diketahui hendak melamar di Ternak Kopi, usaha kopi yang dimilikinya.

Keheranan Kaesang terhadap si pelamar kerja tersebut adalah latar pendidikannya yang strata satu (S1) serta cara melamar kerja yang tidak benar.

Memang, etika melamar pekerjaan begitu diperlukan agar perusahaan mempertimbangkan alasan memilih pelamar untuk diterima bekerja.

Rossa Sebut Pemakaman Ini Akan Jadi Tempat Pemakaman Ashraf Sinclair

Anies Pilih Bungkam Atas Hasil Survey Ini yang Ungkap Publik Lebih Puas Kinerja Ahok Tangani Banjir

Bunga Citra Lestari dan Putranya Menguatkan Diri, Ini Kata Rossa yang Datang Melayat

Meski eranya melamar tak lagi harus menggunakan banyak kertas, amplop cokelat, dan mendatangi perusahaan yang akan dilamar dengan membawa surat-surat lamaran, hanya melalui e-mail.

Namun, yang harus diingat, tetap ada etika melamar yang baik.

Lalu, seperti apakah cara melamar kerja yang baik supaya dapat diterima pada perusahaan yang diincar?

Mengutip dari Instagram story influencer Alexander Thian (@aMrazing) yang menjadi referensi Kaesang kepada warganet untuk belajar etika melamar kerja, ada beberapa kesimpulan, antara lain sebagai berikut.

Syarat Ketat Berondong yang Ingin Nikahi Janda Tajir 60 Tahun, 14 Pria Sudah Naik Pelaminan

3 Ton Daging Babi Dibagikan Anggota DPRD di Bali Ini ke Warga Menyambut Hari Raya Galungan

Libur Hari Raya Galungan, Lalu Lintas Denpasar Relatif Lengang

1. Subjek e-mail diisi posisi yang dilamar

Subjek e-mail yang tepat akan sangat membantu HRD dalam menentukan apakah Anda melamar pekerjaan yang memang dibutuhkan.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved