Made Wirna Ditemukan Tewas di Tabanan Bali, Isi Perut Hilang dan Muka Tak Bisa Dikenali
Made Wirna Ditemukan Tewas di Tabanan Bali, Isi Perut Hilang dan Muka Tak Bisa Dikenali
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Sesosok mayat pria ditemukan di sebuah gubuk sawah milik warga di Banjar Kebon Anyar, Desa Wanagiri Kauh, Kecamatan Selemadeg Tabanan, Rabu (19/2/2020) tengah malam.
Pria yang diketahui bernama I Made Wirna (70) ini bahkan ditemukan sudah dalam kondisi membusuk.
Sebab, ia dilaporkan sudah menghilang selama 15 hari.
• Pesan Ashraf Sinclair buat BCL: Harus Berani Kehilangan Segala Sesuatu, Baru Mampu Ketahui Hal ini
Menurut informasi yang diperoleh, penemuan mayat ini terjadi setelah korban sempat menghilang dari rumahnya alias tak pernah pulang beberapa hari ke rumahnya di Banjar/Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, Tabanan.
Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian di sejumlah wilayah termasuk Desa Wanagiri Kauh, tempat ditemukannya korban.
Pencarian kemudian berakhir pada Rabu (19/2/2020) malam setelah keluarganya menemukan mayat korban yang sudah membusuk di sebuah gubuk sawah milik warga.
• Ashraf Sinclair Sempat Beri Pertanda Sebelum Meninggal? Sosok Terdekat Ungkap Fakta ini
Saat ditemukan, kondisi korban sudah membusuk, isi perut sudah tidak ada, wajah sudah tidak bisa dikenali, telapak kaki dan tangan yang juga sudah membusuk.
Beruntungnya, pihak keluarga mengenali korban dari pakaian yang dikenakannya.
Kemudian gubuk yang ada di sawah tersebut (TKP) diketahui salah satu saudaranya yang dulunya sempat menggarap sawah tersebut.
• Bayar SPP via GoPay, Mas Menteri Nadiem Makarim Terlibat Konflik Kepentingan?
"Menurut keterangan saksi, korban ini memang hampir setiap hari atau sering menghilang," ungkap Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Budi Astawa, Kamis (20/2).
Kompol Budi Astawa melanjutkan, sesuai keterangan keluarganya, korban bukan hanya sempat hilang dalam waktu 1 atau 2 hari, melainkan pernah tak pulang ke rumah selama 1 bulan.
Meskipun satu bulan, korban akhirnya kembali ke rumahnya.
"Diduga kuat korban meninggal dunia ini karena kelelahan. Dan korban juga memiliki riwayat kelainan mental," jelasnya.
Pasca kejadian tersebut, kata dia, pihak keluarga korban tak ada mencurigai orang lain atas kejadian tersebut.
Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian korban serta menolak untuk melakukan autopsi
"Korban sudah langsung di bawa ke rumah duka untuk selanjutnya dilakukan upacara penguburan," tandasnya.(mpa)