Polres dan Pemda Jembrana Tanam Ribuan Bibit Mangrove, Harapkan Ini
Polres Jembrana dengan Pemerintah Daerah Jembrana menggelar penanaman mangrove bersama di hutan Mangrove Budeng
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Ekosistem Hutan Mangrove di Desa Budeng Kecamatan Jembrana, Bali sangat lestari.
Bahkan, wisata hutan Mangrove ini digadang-gadang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Bumi Makepung.
Untuk menjaga kelesetariannya, Polres Jembrana dengan Pemerintah Daerah pun menggelar penanaman mangrove bersama, Jumat (21/2/2020) kemarin.
Penanaman dilakukan oleh Polres Jembrana dengan menggandeng Pemda untuk membuat hutan Mangrove Budeng tetap rindang.
• Lahir Sabtu Pon Dunggulan, Umur Capai 96 Tahun, Begini Perjalanan Hidupnya
• Ramalan Zodiak Keuangan 22 Februari 2020, Cancer Alami Peningkatan, Berhematlah Libra!
• Ramalan Zodiak Cinta 22 Februari, Gemini Jangan Simpan Masalah, Cancer Berpikirlah Sebelum Bertindak
Hal ini juga dipicu dengan kabar bahwa alam sudah mengalami degradasi dan pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas manusia itu sendiri.
Sehingga alam atau lingkungan hidup ini perlu dijaga, dipelihara dan dilindungi dengan upaya-upaya konkrit, seperti yang dilakukan, di areal hutan Mangrove, Desa Budeng, Jembrana.
Setidaknya sebanyak 2000 bibit tanaman mangrove ditanam di areal pesisir Desa Budeng.
Bupati Jembrana, I Putu Artha mengatakan, supaya segenap komponen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Dengan kepedulian dalam menjaga dan memelihara lingkungan mangrove, senantiasa dapat memberikan manfaat khususnya masyarakat pesisir.
"Tentu harapan kedepannya hutan mangorove ini dapat memberikan manfaat dan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir serta dapat terciptanya suasana lingkungan yang bersih, indah, sejuk dan nyaman," katanya.
Sementara itu, Kapolres Jembrana, AKBP Ketut Gede Adi Wibawa menyatakan, penanaman bibit mangrove yang dilaksanakan itu dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Penanaman ini dalam rangka peduli penghijauan pantai dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Kegiatan konservasi lingkungan hidup melalui penanaman pohon mangrove mempunyai multifungsi.
"Saat ini kita tanam sebanyak 2000 bibit di areal desa Budeng ini, maka dilihat dari fungsinya saha tanaman mangrove itu multi fungsi. Seperti mencegah instrusi air laut, mencegah erosi dan abrasi pantai. Kemudian juga, sebagai tempat hidup dan sumber makanan satwa tertentu dan sebagainya," jelasnya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penanaman-hutan-mangrove-di-kawasan-hutan-mangrove-budeng.jpg)