Kecelakaan di Jembrana
Ambulans Pengantar Jenazah Tabrak Pagar Rumah Warga di Jalur Tengkorak, Pecah Ban Kemudian Oleng
Sebuah mobil ambulans pengantar jenazah mengalami out of control (OC) di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Sebuah mobil ambulans pengantar jenazah mengalami out of control (OC) di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Kamis 28 Mei 2026.
Ambulans tersebut mengalami pecah ban kemudian oleng dan menabrak pagar rumah warga.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sang sopir mengalami luka di dahi.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk pada Kilometer 116-117 tepatnya di Banjar Sumbersari, Desa/Kecamatan Melaya, Jembrana sekitar pukul 10.00 WITA.
Baca juga: Diduga Kurang Konsentrasi, Kecelakaan Terjadi di Buleleng Bali, Sumantri Meninggal
Bermula dari mobil ambulance (minibus) bernomor polisi DK 1061 CX yang dikemudikan oleh Umar Khatib (35) bergerak dari arah Denpasar menuju Gilimanuk atau dari arah timur menuju Barat.
Saat itu, ambulans tersebut membawa Jenasah serta dua orang penumpang (keluarga).
Setibanya di TKP, ambulance bermuatan jenazah tersebut justru mengalami pecah ban kiri belakang.
Hal itu menyebabkan sopir tidak dapat menguasai kendaraan sehingga banting setir ke kiri dan akhirnya menabrak pagar rumah warga.
Baca juga: Kecelakaan di Subagan Bali, Libatkan 2 Motor, Wayan Alami Cedera Kepala dan Komang Patah Tulang
"Sempat pecah ban lalu oleng hingga menabrak pagar rumah warga," jelas Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi saat dikonfirmasi, Kamis 28 Mei 2026.
Dia melanjutkan, beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun kendaraan ambulans tersebut mengalami kerusakan pada bagian depan usai menabrak pagar warga.
"Ambulans rusak pada bagian depan, sementara sang sopir dalam kondisi sadar namun mengalami luka robek pada dahi dan sudah mendapat penanganan medis di Puskesmas terdekat," ungkapnya sembari menyebutkan kasus sudah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana.
Baca juga: Emosi Dengar Syarat BPJS, Keluarga Korban Kecelakaan Ngamuk di RSU Dharma Yadnya Denpasar Timur
Kompol Suarmadi mengimbau agar masyarakat khususnya yang berkendara di jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk yang dikenal sebagai Jalur Tengkorak tetap meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati. Sebab, jalur ini merupakan jalur ramai dan banyak dilalui kendaraan besar.
"Kami imbau agar tetap hati-hati. Misalnya jika dalam kondisi kelelahan atau mengantuk untuk beristirahat sejenak guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan terjadi," imbaunya. (*)
Berita lainnya di Kecelakaan di Jembrana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Mobil-ambulans-bermuatan-jenazah-dan-dua-orang-penumpang-alami-lakalantas.jpg)