DPT Jalur Singaraja-Bangli-Denpasar Jebol Sepanjang 30 Meter
Dinding penahan tanah (DPT) di wilayah Jalan Nusantara, Bangli, Bali, jebol hingga puluhan meter
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Irma Budiarti
DPT Jalur Singaraja-Bangli-Denpasar Jebol Sepanjang 30 Meter
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dinding penahan tanah (DPT) di wilayah Jalan Nusantara, Bangli, Bali, jebol hingga puluhan meter.
Kondisi tersebut dikhawatirkan kian parah, mengingat saat ini sedang memasuki musim penghujan.
Kepala Desa Kayubihi, Wayan Suganda mengungkapkan, lokasi jebolnya DPT berada di wilayah Dusun Gebagan, Desa Kayubihi, Bangli, Bali.
Jebolnya DPT terjadi pada Jumat (21/2/2020) sekitar pukul 22.00 Wita.
“Jebolnya DPT ini karena hujan deras,” ucapnya, Minggu (23/2/2020).
Jebolnya DPT bukan merupakan kejadian kali pertama.
Suganda menyebut beberapa tahun sebelumnya kejadian serupa pernah terjadi, tepatnya di sebelah selatan dari lokasi jebol saat ini.
Kendati demikian, tingkat kerusakan jebolnya DPT saat ini lebih besar jika dibandingkan yang terjadi sebelumnya.
“Ini yang jebol panjangnya mencapai 30 meter, dengan ketinggian mencapai sekitar 40 meter,” ujarnya.
Suganda juga mengatakan kerusakan tersebut berdampak pada kerusakan pipa distribusi air bersih PDAM Bangli.
Yang mana pipa tersebut mengalirkan air dari wilayah Dusun Gebagan, menuju Dusun Bangklet, Desa Kayubihi.
Meski demikian pihaknya mengaku hingga kini belum ada keluhan dari warga.
“Sampai saat ini belum ada keluhan. Mungkin dalam satu sampai dua hari ini warga masih memiliki stok air. Disamping itu karena masih musim penghujan, sehingga bak penampungan air milik warga masih terisi. Namun jika terlalu lama pipanya tidak tersambung, jelas akan terganggu,” kata dia.
Suganda tidak menampik jebolnya DPT membahayakan pengendara yang melintas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondisi-jebolnya-jalan-di-wilayah-dusun-gebagan-bangli.jpg)