Polisi Tetapkan 3 Tersangka dalam Tragedi Susur Sungai & Komentar Sri Sultan Soal Kepala Sekolah

Tragedi susur sungai Sempor yang menyebabkan tewasnya 10 siswa SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta pada Jumat (21/2/2020) terus didalami kepolisian.

Polisi Tetapkan 3 Tersangka dalam Tragedi Susur Sungai & Komentar Sri Sultan Soal Kepala Sekolah
KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mendengarkan paparan soal hanyutnya ratusan siswi SMPN 1 Turi. 

TRIBUN-BALI.COM - Tragedi susur sungai Sempor yang menyebabkan tewasnya 10 siswa SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta pada Jumat (21/2/2020) terus didalami kepolisian.

Terkini, polisi telah menetapkan 3 tersangka atas tragedi susur sungai tersebut. 

Ketiga tersangka itu adalah IYA, DDS (58) dan R (58).

Penetapan tersangka itu setelah polisi melakukan gelar perkara dan memeriksa 22 saksi.

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono mendesak polisi mengusut tuntas kasus tersebut, khususnya terkait peran dan tanggung jawab sekolah.

Berikut ini fakta barunya:

1. Tiga orang jadi tersangka

Saat ini tim gabungan berhasil menemukan sebanyak sembilan korban meninggal dunia yang hanyut terbawa arus aliran Sungai Sempor saat melakukan susur sungai pada Jumat (21/2/2020), sementara satu orang belum terkonfirmasi.

Setelah IYA, polisi menetapkan dua tersangka berinisial DDS dan R (58). Keduanya berstatus guru SMPN 1 Turi dan pembina dari luar.

"Hari ini kita menaikkan status dua orang yang terlibat dalam kegiatan Pramuka itu menjadi tersangka, dengan inisial DDS dan R," ujar Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto saat dihubungi, Senin (24/2/2020).

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved