Bali United
Harga Tiket Bali United Akan Dinaikkan, Fans : Bukan Momen Yang Tepat
Harga tiket nonton klub kebanggaan masyarakat Bali, Bali United mulai naik sejak laga perdana kontra Than Quang Ninh di ajang Piala AFC 2020
Penulis: Marianus Seran | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Harga tiket nonton klub kebanggaan masyarakat Bali, Bali United mulai naik sejak laga perdana kontra Than Quang Ninh di ajang Piala AFC 2020.
Saat itu, harga tiket melonjak drastis dari harga semula karena AFC membatasi jumlah penonton di Stadion Dipta Gianyar, hanya sesuai single seat yang tersedia di tribun.
Mau tak mau, Manajemen Bali United harus menaikan harga tiket menjadi Rp 100 Ribu reguler, Rp 350 Ribu VIP, dan 500 ribu VVIP.
Sementara menjelang helatan Liga I Indonesia 2020, manajemen Bali United juga kabarnya telah melakukan sosialisasi kepada fans terkait harga baru tiket nonton Serdadu Tridatu.
Untuk tiket reguler ada tiga kategori harga sesuai dengan kualitas match (big match atau biasa) dan jadwal bertanding (sore atau malam).
Variasi harga itu yakni Rp 50 ribu jika pertandingan biasa, Rp 60 ribu jika pertandingan malam hari dan Rp 75 ribu jika pertandingan big match dan malam hari.
Sementara, kabarnya untuk tiket VIP yang semula Rp 200 ribu akan naik menjadi 250 ribu.
"Akan terjadi perubahan harga tiket dan cara pembeliannya. Saya belum tahu, yang lebih berwenang menyampaikan hal ini adalah Pak Yabes Tanuri (CEO Bali United)," kata Direktur Marketing dan Bisnis Bali United Putri Paramita Sudali.
Kabar harga tiket Bali United di Liga I Indonesia 2020 naik, ramai dibahas di media sosial grup fans.
Sejumlah fans mendukung, dan lainnya kontra alias menolak.
Manajemen kabarnya akan kembali melakukan pertemuan dengan fans sebelum laga perdana Liga I Indonesia 2020 kontra Persita Tangerang, 1 Maret 2020 di Stadion Dipta Gianyar.
Pertemuan ini guna membahas kenaikan harga tiket nonton.
Ketua Semeton Dewata Bulldog, Ketut Budi, menyarankan agar harga tiket jangan dinaikkan saat ini.
Bukan momentumnya yang tepat.
"Fans pasti dukung selalu Bali United, tapi jangan lupa, fans juga banyak mahasiswa dan anak sekolah yang andalkan uang saku atau minta dari orangtua. Manajemen harus ada kebijaksanaan, kenaikan pending dulu, kan masih ada sponsor, bisa menutup sementara. Suatu saat Stadion sudah direnovasi dan fasilitas tertutup atap, step by step bisa dinaikkan harga tiket, " jelas Ketut Budi kepada Tribun Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tiket-bali-united_20180115_135713.jpg)