Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Soal Pemberhentian Sementara Umrah dari Arab Saudi, Begini Dampaknya di Bali

Jumlah rekomendasi pembuatan passpor umrah se-Provinsi Bali pada 2019 sebanyak 686 orang.

Tayang:
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Timur
Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menyetop sementara pelaksanaan ibadah Umrah ternyata juga berdampak sampai ke Bali.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Bina Umrah dan Haji Khusus Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Bali Aminah mengaku sudah mengetahui hal tersebut.

Untuk sementara ini, kata dia, pemerintah melalui melalui Kementerian Agama khususnya Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus sedang berkoordinasi dengan Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi.

Dijelaskan olehnya, bahwa jumlah rekomendasi pembuatan passpor umrah se-Provinsi Bali pada 2019 sebanyak 686 orang.

Namun dari jumlah tersebut, Aminah mengaku tidak mengetahui berapa jumlah yang sudah berangkat.

"Yang mengetahui pasti adalah travelnya, yang jelas kami mengeluarkan rekomendasi sebanyak 686," kata dia saat dihubungi, Kamis (27/2/2020).

Dijelaskan olehnya, guna mengetahui pasti berapa jumlah yang sudah berangkat maka bisa melalui travel agent-nya.

Khusus di Bali, ada sebanyak 28 travel agent yang menangani perjalanan umrah.

"Dari jumlah tersebut, insyaallah ada yang sudah berangkat, bagi yang belum berangkat harus bersabar sambil menunggu kebijakan baru dari Pemerintah Arab Saudi," tuturnya.

Terkait pelarangan umrah dari Pemerintah Arab Saudi, Aminah mengaku sudah meneruskan informasi yang disebarkan oleh Kemenag kepada pihak travel.

Nantinya pihak travel akan meneruskannya kepasa pihak jamaah.

Seperti diberitakan Kompas (Kompas Gramedia Group), Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menangguhkan sementara izin visa untuk tujuan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi.

Kebijakan ini berlaku mulai Kamis (27/2/2020).

Dikutip dari Arab News, Kamis (27/2/2020), Arab Saudi juga telah menangguhkan visa turis yang datang dari negara-negara dengan kasus virus Corona.

Pihaknya juga menyebut bahwa otoritas kesehatan Arab Saudi terus memantau perkembangan terkini dari penyebaran virus Corona yang mulai menginfeksi sejumlah negara Teluk dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved