Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bayi Tanpa Keluarga di RSUP Sanglah

Ibunya Meninggal Dunia, Bayi Tanpa Keluarga Dirawat di RSUP Sanglah Denpasar

Bayi tanpa keluarga dirawat di RSUP Sanglah. Bayi tersebut lahir pada tanggal 7 Februari 2020, diketahui bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Wema Satya Dinata
Via Nakita/Grid ID
Ilustrasi bayi tidur 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bayi tanpa keluarga dirawat di RSUP Sanglah. Bayi tersebut lahir pada tanggal 7 Februari 2020, diketahui bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

Bayi malang itu masuk ke RSUP Sanglah pada tanggal 11 Februari 2020.

Bayi datang diantar oleh tetangga bersama ibunya ke UGD RSUP Sanglah.

Menurut penuturan tetangga, bayi tersebut lahir secara spontan di Kost, lalu menangis.

Sedangkan ibu dari bayi tersebut dirawat di Ruang Cempaka II Obstetri dengan diagnosa P2103 post partum, kemudian alih rawat ke divisi respirologi dan pindah rawat ke ruang Bakung Timur.

Menurut informasi yang diterima Tribun Bali, ayah dari bayi tidak ada saat bayi tersebut lahir.

Pada saat ibu dan bayi datang ke IGD hanya diantar oleh tetangga kos. Lalu pada tanggal 17/2/2020 ibu dari bayi tersebut meninggal dunia. Dan jenazah ibu dari bayi tersebut sudah dibawa oleh pihak keluarga.

Ibu dari bayi tersebut bernama Siti Holifah yang berasal dari Dusun Krajan, Banyuwangi, Jawa Timur.

“Bayi tersebut lahir dengan diagnosa bayi kurang bulan atau prematur dan berat badannya 1.350 gram,” Ujar, Kasubag Humas RSUP Sanglah, I Dewa Ketut Kresna, Senin (2/3/2020).

Dewa menambahkan, saat ini kondisi bayi tersebut stabil, nafas spontan tanpa bantuan oksigen sedangkan, berat badan bayi tersebut sudah naik sebesar 1.490 gram dan sudah mampu minum 30 ml tiap 3 jam dengan dot.

Hingga saat ini pihak RSUP Sanglah sudah berusaha menghubungi keluarga ibu dari bayi tersebut, namun belum ada jawaban.

Keluarga ibu dari bayi tersebut sudah berjanji akan datang namun sampai saat ini belum juga ada kepastian.

Pihak RSUP Sanglah berharap agar keluarga dari ibu bayi tersebut segera menghubungi RSUP Sanglah. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved