Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bobol ATM dan Raup Rp 1,2 Miliar, Komplotan Bawa Jimat dan Keris Ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Komplotan pembobol ATM ditangkap. Anggota kepolisian dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap lima orang. Dalam aksinya, komplotan ini b

Tayang:
Kompas.com
Ilustrasi 

"Setelah dilakukan pemeriksaan terungkap dalam kurun 2 bulan sejak Desember 2019. Mereka sudah melakukan kejahatan ini sebanyak 54 kali, dengan total kerugian Rp 1,2 miliar. Waktunya cukup singkat, kerugiannya cukup besar dilakukan bersama-sama," ucap Audie.

Dalam sekali beraksi, pelaku bisa mengambil uang di mesin ATM  sekitar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya menambahkan, komplotan pembobol ATM kerap mengincar ATM yang lokasinya sepi dari penjagaan petugas.

"Melihat peluang lalu mencongkel dan membobol mesin ATM," kata Arsya.

Bawa jimat

Tak hanya membawa peralatan, para pelaku juga membawa jimat berbentuk minyak dan keris.

Mereka percaya, dengan jimat tersebut, polisi tak akan bisa menangkap.

"Kami temukan dua buah minyak jimat dan satu buah keris," kata Arsya.

Salah seorang pelaku HF mengaku, jimat itu didapatnya dari kampung halamannya di daerah Lampung.

Jimat itu terus dibawa oleh HF saat melancarkan aksinya.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan sejumlah alat bukti, diantaranya 13 unit HP, 9 kartu ATM berbagai bank, 1 buah buku catatan nomor mesin ATM , 4 buah besi pengganjal ATM dan 2 buah besi yang digunakan untuk mencongkel ATM, serta minyak jimat dan keris.

Kini kelima orang dapat dijerat Pasal 363 ayat 1 KUHP yakni pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Penangkapan Komplotan Pembobol ATM, Curi Total Rp 1,2 M Setelah 54 Kali Beraksi", .

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved