Gaya Pacaran Anak Mengkhawatirkan? Ini yang Perlu Dilakukan Orangtua
Saat memasuki usia pubertas biasanya anak sudah mulai mengerti pacaran, terkadang orangtua juga dibuat bingung bukan kepalang.
TRIBUN-BALI.COM - Saat menjadi orangtua, waktu berjalan begitu cepat dan tak terasa.
Tiba-tiba, anak sudah beranjak dewasa dan siap untuk menjalin hubungan dengan kekasihnya.
Tapi, gaya pacaran anak zaman sekarang seringkali mengkhawatirkan.
Kasus seperti kabur dari rumah bersama pacar, hingga pelecehan, kerap terjadi di tengah-masyarakat.
Itulah pentingnya berdiskusi secara terbuka tentang pacaran anak zaman sekarang kepada anak-anak kita.
Saat memasuki usia pubertas biasanya anak sudah mulai mengerti pacaran, terkadang orangtua juga dibuat bingung bukan kepalang.
Banyak pertanyaan yang muncul di kepala; Apa yang harus dilakukan? Batasan apa yang harus diberikan?
Terlebih lagi, remaja pintar dalam merahasiakan banyak hal yang sedang terjadi di dalam hidupnya, terutama tentang kisah kasih di sekolah atau cerita manis romansa lainnya.
Kalau sudah begini, apa yang bisa dilakukan orangtua untuk menangkis hal buruk tentang gaya pacaran anak zaman sekarang?
1. Definisikan pacaran yang “sehat”
Pastikan orangtua membantu anak-anak untuk mendefinisikan pacaran anak-anak zaman sekarang yang “sehat” dan tidak merugikan bagi mereka.
Tegaskan pada anak, hubungan yang sehat harus memiliki beberapa faktor di bawah ini:
Rasa hormat
Rasa saling menghargai
Kepercayaan satu sama lain