Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pemerintah Susun Program Infrastruktur untuk 3 Wilayah Ini, Termasuk Bali

"Konreg hari ini untuk memprogramkan kegiatan 2021 di wilayah Bali, Kalimantan dan Sulawesi," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Tayang:
Kompas.com
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyusun program Tahun 2021 melalui Konsultasi Regional (Konreg) PUPR 2020.

Konreg merupakan pemograman dalam rangka menyusun kegiatan Tahun 2021. Setiap tahun ada tiga hal yang harus dikerjakan Kementerian PUPR.

Ketiga hal tersebut adalah, mengevaluasi pekerjaan sebelumnya, melaksanakan program tahun berjalan, dan menyusun program tahun depan.

"Konreg hari ini untuk memprogramkan kegiatan 2021 di wilayah Bali, Kalimantan dan Sulawesi," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (3/3/2020).

Rangkaian Konreg Tahun 2020 telah dilaksanakan sebelumnya di tiga lokasi yakni Magelang, Prapat (Danau Toba), dan Labuan Bajo.

Update Virus Corona di Seluruh Dunia, Menyebar ke 73 Negara, 48.002 Sembuh, 3.117 Meninggal

4 Fakta Kasus Pertama Positif Virus Corona di Indonesia, Kakak dan ART Tinggal Serumah Negatif

Virus Corona di Iran Menjangkiti Pejabat, Pakar Sebut Pemerintahnya Gagal Tangani Wabah

Basuki menjelaskan, fokus program Kementerian PUPR adalah pembangunan infrastruktur sumber daya air (SDA), konektivitas, perumahan dan permukiman.

Ditambah dengan pembangunan dan rehabilitasi prasarana dan sarana pendidikan, olahraga dan pasar yang mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kementerian PUPR, lanjut dia, melaksanakan visi Presiden Joko Widodo yakni pembangunan SDM dalam lima tahun ke depan.

"Sejak 2019, Kementerian PUPR ditugaskan untuk perbaikan prasarana pendidikan sekolah, madrasah dan PTN/PTKIN sehingga pihak sekolah bisa lebih fokus pada proses belajar mengajar,” terang Basuki.

Akibat Isu Virus Korona, Masker di Bali Jadi Barang Langka dan Mahal

Gegana Brimob Dikerahkan untuk Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga Depok yang Terjangkit Corona

Biaya Ujian Capai Rp 90 Juta, SMK Prada Dalung Kembangkan Aplikasi untuk Ujian

Selama ini, Kepala Sekolah kerap menjadi pimpinan proyek sehingga waktunya terpakai untuk konstruksi dan kualitasnya belum sesuai dengan yang diharapkan.

Oleh karena itu, masyarakat harus maklum karena kepala sekolah kompetensinya bukan di bidang konstruksi, programnya juga hanya kelas per kelas.

Jika rehabilitasi sekolah diserahkan ke Kementerian PUPR, programnya bisa menyeluruh, minimal ada lapangan olahraga seperti futsal, basket dan voli.

Toilet standar bintang empat dengan air bersih serta kran air di depan kelas sehingga anak-anak bisa lebih bersih dan sehat ke depannya.

Amerika Umumkan Vaksin Virus Corona Sedang Dibuat di Laboratorium Militernya

Pohon Beringin Sakral Diameter 2 M Timpa Areal Pura di Karangasem, 21 Palinggih Rusak Parah

"Saya kira ini merupakan program prioritas lima tahun ke depan, SDM menjadi branding presiden,” imbuh Basuki.

Kementerian PUPR diberi tugas untuk melakukan percepatan pembangunan dan rehabilitasi 10.000 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia pada 2019-2024.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved