Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Indonesia

Sertifikat Kesehatan Bebas Virus Covid-19 Tak Ada, Kapal Viking Sun Ditolak Berlabuh di Benoa

Hal tersebut dikarenakan, penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal pesiar tersebut tidak memiliki sertifikat kesehatan bebas dari virus Covid-19

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Kapal pesiar berbendera Norwegia, Viking Sun yang mengangkut 848 penumpang dan 460 kru kapal 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapal pesiar Norwegia, Viking Sun yang rencananya akan berlabuh di Pelabuhan Benoa, Bali pada hari Minggu (8/3/2020) hingga Senin (9/3/2020) besok di tolak oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Hal tersebut dikarenakan, penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal pesiar tersebut tidak memiliki sertifikat kesehatan bebas dari virus Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr.Ketut Suarjaya mengatakan, pihaknya kemarin sudah berkoordinasi dengan, Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Gubernur Bali, I Wayan Koster.

"Jadi intinya di kapal tersebut ada dua penumpang yang sakit demam dan belum ada clearence bahwa yang bersangkutan sudah sehat," ujar, dr. Suarjaya, Sabtu (7/3/2020).

BREAKING NEWS: Megahnya Penjor Pangerebongan di Kesiman, Satu Penjor Bisa Habiskan Biaya Rp 7 Juta

Uniknya Mini Pizza Di Kota Denpasar Ini, Harganya Murah dan Bisa Bebas Request Topping

"Jadi prinsipnya di sini upaya pencegahan preventif sehingga berlabuhnya kapal ini ditunda sampai dari pihak kapal bisa menyampaikan sertifikat kesehatan dari dua penumpang dinyatakan sakit itu," tambah, Suarjaya.

Suarjaya menambahkan, pelarangan tersebut dikarenakan bentuk proteksi atau perlindungan untuk Bali dari virus Covid-19.

"Justru kami ingin memproteksi Bali. Jadi dengan situasi seperti ini sesuai international health regulation kalau ada penumpang yang sakit dari negara yang terjangkit itu negara tersebut wajib (menyertakan surat kesehatan bebas virus corona)," imbuhnya.

Suarjaya juga mengatakan jika, dari kapal pesiar ini belum ada sertifikat kesehatan yang dikeluarkan maka pemerintah provinsi Bali juga menunda kedatangan kapal pesiar itu. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved