Bali United
Hadapi Sang Pemuncak Klasemen Ceres Negros, Bali United Targetkan Tiga Poin
Hadapi Sang Pemuncak Klasemen Ceres Negros, Bali United Targetkan Tiga Poin
Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali United tengah berada dalam ujian berat, pasalnya tim kebanggan masyarakat Bali ini akan menghadapi sang pemuncak klasemen Ceres Negros, Rabu (11/3/2020) di Stadion Rizal Memorial, Manila itu.
Ceres Negros berkuasa di kalsemen sementara Grup G dalam kualifikasi Piala AFC 2020 dengan torehan 4 poin mengungguli Svay Rieng dan Bali United di peringkang 2 dan 3 dengan koleksi 3 poin.
Bali United tak mau berkecil hati, sang pemain Leonard Tupamahu mengungkapkan jika target utama bertandang ke Filipina ialah mencuri 3 poin.
"Ia harus dapat poin karena pelatih juga anggap pertandingan besok adalah final jadi gak ada alasan untuk tidak dapat poin di sana minimal seri. Tapi dari pelatih targetkan menang untuk kita karena kita mau terus lanjut di Piala AFC," tegasnya.
Leonard mengungkap timnya saat ini tengah berada dalam kepercayaan diri penuh seusai tumbangkan Barito Putera 2-1 di laga tandang, Jumat (6/3/3/2020) lalu.
"Pasti kita semangat, apalagi kita beberapa game gak menang kan saya kira kita bisa menang kemarin lawan Barito Putera walaupun away. Jadi aku pikir itu kemenangan yang penting buat angkat mental tim di liga 1 dan AFC," ujarnya
Ia menilai Ceres Negros merupakan tim yang memiliki kualitas baik, dengan gaya bermain yang menyerang, Bali United harus waspada mengingat mereka sering bermain di lapangan sintetis.
"Kalau dilihat dari pertandingan mereka bagus mainnya, gaya bermain mereka juga menyerang, dan bertahan. Semua pemain mereka bagus karena banyak pemain naturalisasi. Mereka sudah biasa main di lapangan sintetis apalagi mereka akan bermain di kandang. Saya pikir mereka adalah tim yang bagus," tandasnya.
Pemain keturunan Maluku ini sebelumnya bermain bersama Bali United melawan Barito Putera, namun ia harus keluar lapangan lantaran mengeluh sakit di bagian bawah perut.
Dirinya mengaku tidak paham dengan sakit yang dideritanya itu, karena ia baru pertama kali mengalami hal yang seperti ini.
"Itu saya belum tahu, ada gangguan di daerah sini (bawah perut) saya tidak bisa sprint, mungkin hernia tapi itu kan diagnosa dari orang-orang. Ada yang bilang begitu tapi saya belum benar-benar tahu karena belum periksa ke dokter," jelas dia.
"Ini baru pertama kali dan sebulan belakangan ini saya ada rasa sedikit sakit cuman puncaknya itu kemarin dan dimenit akhir rasanya sakit sekali seperti ditusuk (bawah perut) kedua-duanya," sambungnya.
Namun dirinya menyatakan bahwa saat ini sakitnya itu tidak dia rasakan bahkan saat melakoni latihan pada Minggu (8/3/2020) kemarin, ia pun berharap dalam menghadapi Ceres Negros sakitnya itu tak kambuh lagi.
"Waktu latihan puji tuhan gak ada apa-apa dan saya berharap di pertandingan juga gak ada apa-apa," tutupnya.
Bali United berada di posisi tiga klasemen hanya berselisih 1 poin saja dari Ceres Negros yang berada di puncak klasemen Grup G.
Jika Bali United berhasil menumbangkan The Busmen maka bukan tak mungkin Bali United puncaki klasemen dan kans untuk lolos fase grup menjadi semakin besar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bek-bali-united-leonard-tupamahu.jpg)