Okupansi Hotel di Denpasar Rata-rata 50 Persen, Kini Bidik Pemda Luar untuk Studi Banding
Hingga Senin (9/3/2020) menurut Kadisparda Kota Denpasar Dezire Mulyani, rata-rata okupansi (tingkat hunian) hotel-hotel di Denpasar hanya 50 persen.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaku pariwisata kelimpungan dengan merebaknya Virus Corona.
Termasuk pariwisata di Kota Denpasar.
Cancel atau pembatalan kunjungan dan di beberapa hotel terus terjadi.
Hingga Senin (9/3/2020) menurut Kadisparda Kota Denpasar Dezire Mulyani, rata-rata okupansi (tingkat hunian) hotel-hotel di Denpasar hanya 50 persen.
"Pembatalan sejumlah kunjungan wisatawan terkonfirmasi terus berlanjut hingga Mei mendatang. Sudah banyak pembatalan atau cancel dari sejumlah biro perjalanan dari luar negeri ke Bali khususnya Kota Denpasar," katanya saat hearing dengan Komisi II DPRD Kota Denpasar, Senin (9/3/2020) siang.
• Potato Head Studios Resor Pertama di Bali Tawarkan Konsep Ruang Publik
• Lebih Efektif Mana Cuci Tangan atau Pakai Hand Sanitizer untuk Cegah Virus Corona, Ini Jawabannya
• Kuliah Sering Kejar IPK, Sebenarnya Seberapa Penting IPK di Mata HRD?
Pihaknya pun mengaku telah melakukan pertemuan dengan praktisi, pegiat pariwisata, dan pihak hotel Selasa lalu.
Terkait langkah- langkah Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dezire menyatakan ada usulan, dari pihak hotel agar tetap bisa memungut pajak namun tidak menyetor ke pemda, melainkan untuk biaya operasional hotel bersangkutan.
Juga ada harapan agar Bank Indonesia (BI) memberikan keringanan terkait pembayaran utang ke pihak perbankan.
"Ada juga usulan agar dilaksanakan doa lintas agama dan upacara nangluk merana itu yang disampaikan teman-teman industri," katanya.
• BREAKING NEWS: Polsek Sukawati Tangkap 6 Remaja Pelaku Pelemparan Batu di By Pass IB Mantra
• Wabah Virus Corona, 10 Negara dan Wilayah Ini Tetapkan Status Darurat
• Tidak Menyentuh Wajah untuk Cegah Virus Corona, Kebiasaan Sepele yang Sulit Dilakukan, Kenapa?
Saat ini pihaknya sudah membuat paket wisata untuk Pemda seluruh Indonesia, karena diharapkan wisatawan Indonesia yang didahulukan.
"Kami sampaikan prestasi kami ke Pemda seluruh Indonesia agar mereka mau studi banding ke Pemkot Denpasar. Kami berikan rekomendasi hotel yang ada diskon di Denpasar," katanya.
"Di bulan Mei ada even dari Kementerian Perhubungan, kemudian di bulan Juli, Juni, Agustus sudah ada jurnal even menghadirkan even musik jazz cukup besar di Alaya," katanya.
Saat ini pihaknya juga sudah membuat video mitigasi penanganan bencana terutama mengatasi Virus Corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/hearing-dengan-komisi-ii-dprd-kota-denpasar-senin-932020-siang.jpg)