Sosok Almarhum Ayip Budiman di Mata Arsitek Popo Danes
Kepergian Arif (Ayip) Budiman menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, teman maupun orang terdekat yang ditinggalkan.
Penulis: Noviana Windri | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepergian Arif (Ayip) Budiman menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, teman maupun orang terdekat yang ditinggalkan.
Ayip Budiman adalah salah satu pendiri Rumah Sanur Creative Hub yang telah berdiri sejak 5 tahun terakhir di Jalan Danau Poso, Sanur, Denpasar, Bali.
Rumah Sanur Creative Hub sendiri adalah tempat sekaligus rumah bagi kegiatan komunitas-komunitas di Kota Denpasar dan sekitarnya.
Bagi Popo Danes, salah satu arsitek Bali juga pemilik Danes Art Veranda sekaligus sahabat Almarhum Ayip Budiman tentu meninggalkan duka mendalam.
• Ramalan Zodiak Besok Selasa 10 Maret 2020, Hubungan Asmara dan Pekerjaan Aries Membuat Bahagia
• Pengecekan Suhu Tubuh Penumpang Akan Diterapkan di Terminal Kedatangan Domestik Bandara Ngurah Rai
• Gandeng Airy, Pacu Kualitas Homestay di Banyuwangi Jawa Timur
Terlebih, Popo Danes dan Almarhum Ayip Budiman telah berteman sejak 25 tahun yang lalu.
Saat Popo Danes dan Ayip Budiman sama-sama menjadi anggota Komunitas Kreatif Bali.
"Kami berteman baik sudah 25 tahun terakhir. Kami kenal dari komunitas kreatif. Saya arsitek dan Ayip seorang grafic desaigner. Jadi kita banyak bekerja sama. Dan Ayip juga yang mendesai website dan logo perusahaan saya," jelasnya.
Lebih lanjut, Popo Danes menceritakan sosok Ayip Budiman adalah seorang yang humble, sederhana, bersahaja, pemikir dan memiliki persahabatan yang luas.
• Stok ARV untuk Penderita HIV Menipis, ODHIV di Bali Mulai Khawatir
• Wanita Tewas Terlindas Mobil Box, Gara-gara Terguncang Setelah Lewati Jalanan Berlubang
• Tanah Pemkot Disewakan Oknum Tak Bertanggungjawab Kepada Duktang, LPM Renon Geram
"Almarhum itu sosok yang humble, bersahaja, pemikir, dia senang memikirkan konsep-konsep desain, marketing, dan senang meng-create sesuatu dan juga cukup bagus network-nya serta punya persahabatannya luas," lanjutnya.
Banyak hal dan kenangan yang membuat Popo Danes tidak mudah melupakan sosok Almarhum Ayip Budiman salah satunya adalah kebersamaan saat membuat desain, support terhadap kegiatan pameran dan mengagas obrolan Rabu Malam di di Danes Art Veranda.
"Ini adalah berita kehilangan yang mendalam bagi Komunitas Kreatif di Bali. Kita sangat berharap ada sosok penerus Ayip di Bali yang bisa membawa angin segar dalam perkembangan dan pertumbuhan dunia kreatif di Bali."
"Karena Ayip ini multidimensi atau sangat menguasai semua jenis media maupun penulisan. Pekerjaannya Ayip banyak sekali yang belum selesai dan itu perlu kita lanjutkan dan kembangkan," tutupnya. (*)