Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sponsored Content

BPOM Denpasar Sosialisasi Keamanan Obat dan Pangan di SMAN Bali Mandara

BPOM Denpasar bekerjasama dengan Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali melakukan sosialisasi tentang keamanan obat dan pangan, di SMAN Bali Mandara

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Foto: Kepala BPOM Denpasar, Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih memberikan sosialisasi tentang keamanan obat dan pangan di SMAN Bali Mandara, Selasa (10/3/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar bekerjasama dengan Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana, pada Selasa (10/3/2020) melakukan sosialisasi tentang keamanan obat dan pangan, di SMAN Bali Mandara, Buleleng, Bali.

Sosialisasi ini dilaksanakan dengan harapan agar para generasi muda dapat memahami jenis-jenis obat, kosmetik, maupun makanan yang layak digunakan dan dikonsumsi.

Kepala BPOM Denpasar, Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih mengatakan, mitra kerjanya Komisi IX DPR RI ialah BPOM.

Komisi IX DPR RI kemudian selalu mendorong pihaknya untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat utamanya generasi muda tentang keamanan obat dan makanan.

Ini Perubahan Hidup yang Perlu Dilakukan Saat Memasuki Usia 30 Tahun

25 SMA/MA Se-Denpasar Ikuti Kompetisi Sains Nasional Tingkat Kota

Usir Petaka di Tukad Ngongkong, Disbud Badung Lakukan Upacara Karipubhaya

"Kami tidak hanya fungsi pengawasan. Namun edukasi juga menjadi penting. Apalagi sekarang era teknologi informasi. Masyarakat bisa mendapatkan apa saja melalui online. Ini perlu edukasi kepada masyarakat, untuk mengenal produk obat, makanan dan kosmetik yang benar itu seperti apa," singkatnya.

Senada dengan BPOM, Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana juga mengatakan, sosialisasi ke sekolah-sekolah ini dilakukan dengan harapan bisa menumbuhkan kesadaran para generasi muda untuk menggunakan maupun mengkonsumsi obat dan makanan yang sudah memenuhi standar yang telah ditentukan oleh BPOM.

"Anak-anak ini kan generasi muda penerus bangsa. Mereka harus paham dan menyadari bahaya makanan maupun obat yang tidak sesuai dengan stadar yang ditentukan. Kami ajak BPOM untuk melakukan sosialisasi," terangnya.

Sementara Kepala Sekolah SMAN Bali Mandara, I Nyoman Darta menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh BPOM dan Anggota Komisi IX DPR RI ini.

Sebagai sekolah berasrama, Darta menyebut, makanan yang dikonsumi oleh siswa mulai dari sarapan, makan siang hingga makam malam, dimasak sendiri oleh pihak sekolah.

Ia pun tidak memungkiri hal tersebut bisa menimbulkan risiko keracunan massal.

Untuk itu, literasi makanan apa saja yang baik untuk dikonsumsi, sangat penting diketahui oleh seluruh siswa yang ada di sekolah tersebut.

"Obat-obatan juga. Kami punya klinik. Perlu literasi juga tentang keamanan obat-obatannya. Kami sudah sering didatangi oleh Loka POM. Makanan atau kue yang dikonsumsi oleh siswa selalu diuji. Dapur kami juga sudah dikunjungi. Sampai saat ini mudah-mudahan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved