Corona di Indonesia
Gering Agung, Bupati Gianyar Akan Gelar Upacara Tawur Lebuh Gentuh Gumi
Pertemuan tersebut membahas kondisi Kabupaten Gianyar, yang dinilai memasuki masa ‘gering agung’ atau bencana besar.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Wema Satya Dinata
Ini juga dinilai sebagai momok menakutkan bagi pariwisata Gianyar, yang 70 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD)nya berasal dari pawirisata.
“Terhadap kondisi itu, Pemkab Gianyar selama ini sudah melakukan langkah maksimal. Karena kita di Bali (merasa) tidak cukup hanya langkah sesuai sekala, makanya kita juga tempuh langkah niskala untuk. Upacara ini disepakati sesuai dengan Lontar Loka Senggara Bumi. Melaku upaya doa, karena upaya sekala sudah habis kita lakukan tapi tidak berhasil,” ujarnya.
Politikus PDIP asal Payangan ini mengatakan, upaya-upaya niskala ketika ada musibah sudah sering dilakukan, dan selalu berhasil.
“Dulu sudah sering berhasil. Ada wabah ulat bulu, ada gunung meletus, semua yang kita lakukan itu berhasil,” ujarnya.
Ida Pedanda Gde Wayahan Bun, dari Griya Sanur Pejeng yang hadir dalam pertemuan ini mengatakan, dalam prosesi tawurnya akan dilakukan di pesisi selatan Kabupaten Gianyar atau di pantai.
Hal itu karena laut dipercayai sebagai tempat datangnya wabah ini.
“Nanti tawurnya dilakukan di segara (pantai), karena dianggap gering itu datangnya dari laut maka harus dikembalikan ke laut,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-gianyar-menggelar-pertemuan-dengan-para-sulinggih.jpg)