Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

7 Hari Lagi Penilaian, ST Dharma Santi Rela Begadang Kebut Perbaikan Ogoh-ogoh

ST Dharma Santi tak ingin larut dalam kesedihan pasca ogoh-ogohnya rusak

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Irma Budiarti
ST Dharma Santi
Ogob-ogoh karya ST Dharma Santi, Banjar Buana Desa, Pakraman, Padangsambian, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, rusak pada Rabu (11/3/2020) sore. 7 Hari Lagi Penilaian, ST Dharma Santi Rela Begadang Kebut Perbaikan Ogoh-ogoh 

7 Hari Lagi Penilaian, ST Dharma Santi Rela Begadang Kebut Perbaikan Ogoh-ogoh

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seeka Taruna (ST) Dharma Santi Banjar Buana Desa, Pakraman, Padangsambian, Denpasar Barat, Denpasar, Bali, tak ingin larut dalam kesedihan pasca ogoh-ogohnya rusak tak diketahui sebabnya.

Salah satu anggota ST Dharma Santi, I Putu Edy Wahyudiana (20), mengatakan pemuda banjar saat ini tidak ingin meratapi nasib ogoh-ogoh yang rusak dan mengusut kasus itu.

Pihaknya fokus memperbaiki kerusakan ogoh-ogoh lantaran hendak diikutsertakan lomba, dan penilaiannya dilakukan tanggal 19 Maret 2020 mendatang.

Cegah Virus Corona, Pemkab Klungkung Mulai Intensifkan Disinfektan di Tempat Publik

Pasar Badung Belum Bisa Terapkan Pungutan Online, Ini Alasannya

"Bagaimana lagi, kami sudah mendaftar di kota untuk ikut lomba, jadi ini sedang proses perbaikan," kata dia kepada Tribun Bali, Kamis (12/3/2020)

Pemuda banjar setempat optimis dapat memperbaiki kerusakan dalam sisa waktu 7 hari sebelum penilaian.

"Sisa waktunya tinggal 7 hari lagi, kami ada sekitar 20 orang yang bergotong royong, paling ya nanti begadang," ucapnya.

Ogoh-ogoh yang dikerjakan sejak awal bulan Februari 2020 itu, sejatinya sudah masuk ke tahap finishing pemasangan kepala dan kamen saja.

Satu PDP Virus Corona Dirujuk ke RSU Negara, Namun RS Ini Tak Miliki Alat Periksa Sampel SWAP

Pebasket Utah Jazz Rudy Gobert Positif Virus Corona, NBA Tangguhkan Pertandingan Musim 2020

"Sebenarnya tinggal masang kamen sama kepalanya mas," ujar dia.

ST Dharma Santi mengikuti lomba ogoh-ogoh sejak dua tahun terakhir.

Tahun ini merupakan tahun ketiga mereka berpartisipasi dalam lomba menjelang Hari Raya Nyepi ini.

"Mudah-mudahan tahun ini bisa jadi juara, meski ada cobaan ini," ungkapnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved