Breaking News:

Corona di Indonesia

STMIK Primakara Terapkan Kuliah Online Penuh Selama Dua Minggu untuk Antisipasi Covid-19

STMIK Primakara memutuskan untuk meniadakan perkuliahan secara tatap muka guna mencegah ancaman coronavirus desease 2019 (Covid-19).

Dokumentasi STMIK Primakara
Foto Ketua STMIK Primakara I Made Artana 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Primakara memutuskan untuk meniadakan perkuliahan secara tatap muka guna mencegah ancaman coronavirus desease 2019 (Covid-19).

Sebagai gantinya, pihak kampus akan menggelar perkuliahan penuh secara daring (full online learning).

Ketua STMIK Primakara I Made Artana mengatakan, full online learning ini akan dilaksanakan selama dua minggu ke depan, yakni dari Selasa (17/3/2020) hingga Selasa (30/3/2020).

"Menyikapi perkembangan yang ada, kami memutuskan alihkan perkuliahan menjadi full online learning selama dua minggu ke depan. Jadi selama dua minggu tersebut tidak ada aktivitas perkuliahan di kampus dan aktivitas terkait lainnya juga dibatasi," tuturnya di Denpasar, Bali, Sabtu (14/3/2020).

Polisi Masih Selidiki Orok Bayi yang Ditemukan di Aliran Air Desa Dalung

7 Manfaat Mengelola Keuangan dengan Baik, Mengurangi Stres Hingga Menghindarkan Diri Dari Utang

Meski WHO Sudah Tetapkan Covid-19 sebagai Pandemi, Jangan Buang Uang Anda untuk 4 Alat Medis Ini

Ia mengatakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI memang belum ada panduan atau surat edaran khusus untuk meniadakan perkuliahan tatap muka dan mengganti dengan online learning atau bahkan meliburkan mahasiwa.

Meski begitu pihaknya mengambil inisiatif dan langkah antisipasi dengan mengalihkan perkuliahan tatap muka menjadi full online learning.

Hal ini sebagai bentuk antisipasi dan kewaspadaan mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 yang berpotensi menjangkiti mahasiswa maupun dosen dan segenap civitas akademika.

"Keselamatan, keamanan dan kesehatan mahasiswa maupun dosen dan segenap civitas akademika STMIK Primakara menjadi pertimbangan utama kami namun dengan tetap menjaga agar perkuliahan tatap berjalan. Jadi full online learning adalah solusi paling tepat," terang Artana.

Menurutnya, perkuliahan full online selama dua minggu ke depan hingga 30 Maret 2020 ini nantinya akan dievaluasi, apakah tetap dilanjutkan atau kembali ke perkuliahan tatap muka di kelas.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved