Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Indonesia

Gianyar Batalkan Perayaan HUT Kota Gianyar, Antisipasi Penyebaran Corona

Gianyar batalkan perayaan HUT Kota Gianyar, Merumahkan siswa dan pegawai mulai besok, Antisipasi penyebaran corona.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Foto Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya (tengah) menggelar jumpa pers terkait kebijakan Pemkab Gianyar mengantisipasi penyebaran birus corona, Senin (16/3/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Bupati Gianyar, Made Mahayastra telah melakukan rapat dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Gianyar, Senin (16/3/2020).

Rapat tersebut menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Bali, tentang mengantisipasi penyebaran virus corona.

Berbagai kebijakan telah dikeluarkan dalam rapat darurat yang berlangsung sekitar satu jam tersebut.

Di antaranya, dari segi pendidikan, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, disepakati agar mereka belajar di rumah dari tanggal 17 sampai 30 Maret 2020.

Akibat Wabah Corona, Nilai Impor Dari China Turun US$ 1,95 Miliar

Dapat Bantuan Dana Ogoh-ogoh, Seka Teruna di Badung Tak di Tuntut LPJ

Naik Pesawat Terakhir, Begini Cerita Melanie Subono Keluar dari Spanyol Sebelum Lockdown

Namun untuk siswa SMP yang saat ini mengikuti ujian pemantapan, masih bersekolah sampai Selasa (17/3/2020).

Orangtua siswa, dilarang keras memanfaatkan kebijakan ini untuk mengajak anaknya berlibur.

“Jangan kebijakan ini digunakan untuk liburan ke tempat-tempat ramai. Karena itu sama saja bohong. Kebijakan merumahkan para siswa ini, karena anak-anak itu sangat rentan menjadi perantara virus. Karena itu, wajib anak-anak itu dijauhkan dari keramaian,” ujar Sekda Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya.

Libur hingga 30 Maret juga dikenakan pada pegawai pemerintahan, kecuali staf yang bertugas di sektor pelayanan publik, seperti Disdukcapil, Dinas Perizinan, dan pelayanan publik lainnya.

Selain pegawai yang bertugas di pelayanan publik, para pejabat fungsional yang meliputi eselon IV, III, hingga II tetap ngantor.

Wisnu Wijaya mengatakan, mulai Selasa (16/3/2020), setiap pintu masuk akan disediakan hand sanitizer.

Baik itu kantor pemerintahan, maupun pada saat upacara Tawur Labuh Gentuh Gumi yang akan diselenggarakan di Pantai Siyut, Sabtu (21/3/2020) nanti.

“Saat ini semua kita terapkan satu pintu, dan pada pintu masuk kita siapkan hand sanitizer, termasuk acara tawur di Pantai Siyut nantinya,” ujarnya.

Pada awak media, Wisnu Wijaya mengaku berat menyampaikan, bahwa parade budaya dan segala acara kemeriahan menyambut HUT Gianyar, dibatalkan.

Hari jadi Kota Gianyar hanya akan digelar dalam bentuk upacara bendera.

“Ini keputusan yang berat, karena semua seniman sudah mempersiapkan diri. Tapi membatalkan semua acara ini wajib kami lakukan, untuk mengindari hal yang tidak diinginkan,” tandas Wisnu.

Lalu bagaimana dengan pengarakan ogoh-ogoh pada malam Pengerupukan?

Wisnu mengatakan, pihaknya belum bisa memutuskan hari ini.

Sebab masih menunggu rapat dengan para bendesa se-Gianyar.

“Nanti kami akan undang bendesa untuk memutuskan hal ini,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved