Pasca Gempa 6,6SR Dinihari Tadi, BMKG Mencatat Ada 15 Kali Gempa Susulan
"Kami mencatat ada 15 kali gempa susulan yang terjadi dalam rentang waktu antara pukul 01.01 WIB hingga pukul 10.31 WIB siang ini," jelas Staf Pusat
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN BALI.COM, BADUNG - Pasca terjadinya gempa bumi 6,6 SR dinihari tadi yang berpusat di wilayah Selatan Pulau Bali, BMKG Wilayah III Denpasar mencatat telah terjadi 15 kali gempa bumi susulan.
"Kami mencatat ada 15 kali gempa susulan yang terjadi dalam rentang waktu antara pukul 01.01 WIB hingga pukul 10.31 WIB siang ini," jelas Staf Pusat Gempa Regional III Denpasar, Ein Nuzulul Laily, Kamis (19/3/2020).
Ia menambahkan gempa susulan tersebut terjadi dengan magnitudo bervariasi mulai 2,9 SR hingga 4,7 SR dan terjadi pada kedalaman 10 kilometer yang berlokasi di arah barat daya dan tenggara Nusa Dua, Bali.
• Warning: Rupiah Kembali Cetak Rekor Terburuk Sejak Juni 1998 ke Angka Rp 15.585
• Gojek Melaporkan Telah PHK Karyawan Level Menengah Bawah
• Aksi Penolakan Omnibus Law di Renon, Orasi Diberi Waktu 15 Menit Usai Negosiasi dengan Polisi
Mengenai gempa 6,6 SR dinihari tadi, Ein Nuzulul menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," ungkap Ein Nuzulul.
• Aktor Korea Lee Min Ho Donasi Rp 3,5 Miliar untuk Mengatasi Virus Corona di Korsel
• Persentase Kasus Meninggal Pasien Corona di Indonesia Tertinggi Kedua di Asia
Dimana gempa 6,6 SR tersebut dilaporkan dirasakan di wilayah Denpasar, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat dan Kota Mataram dengan skala IV MMI.
"Untuk wilayah Kuta, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, Dompu, Lombok Utara dirasakan dengan skala II MMI," tambahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-bmkg-wilayah-iii-denpasar-saat-melakukan-monitoring-gempa.jpg)