Breaking News:

Corona di Indonesia

Di Tengah Wabah Covid-19, Anggota DPR Usul Pemerintah Kaji Pembebasan Narapidana Kejahatan Ringan

"Penjara-penjara di Amerika Serikat dan Iran telah membebaskan sejumlah tahanan karena kasus Virus Corona, dilaporkan menyebar dalam penjara

Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN BALI/I WAYAN ERI GUNARTA
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gianyar, kondisinya sudah overload. Dari kapasitas 44 orang narapidana (napi), saat ini jumlah napi yang ditampung di Rutan denga luas tak lebih dari satu hektare (Ha) sudah mencapai 165 orang. 

TRIBUN-BALI.COM – Di tengah mewabahnya Virus Corona alias covid-19, anggota Komisi III DPR RI  Pangeran Khairun Saleh mengusulkan pemerintah mengkaji pembebasan narapidana karena kasus kejahatan ringan.

Khairun mengatakan, pembebasan narapidana tertentu sebagai bentuk perlindungan negara terhadap tahanan, dari penularan dan pencegahan penyebaran Virus Corona di lembaga pemasyarakatan (lapas).

"Pemerintah harus mengambil langkah cepat, sebelum pandemi wabah corona melanda semua lapas yang over capacity," ucap Khairun kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

"Penjara-penjara di Amerika Serikat dan Iran telah membebaskan sejumlah tahanan karena kasus Virus Corona, dilaporkan menyebar dalam penjara," sambung politikus PAN itu.

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Bali Zoo Tutup Sementara Hingga 31 Maret

Cerita WNI di Italia: Lockdown Bukan Berarti Hidup Monoton

Hindari Makan Nasi Goreng Dicampur 3 Bahan Ini, Bisa Sebabkan Keracunan Hingga Penyakit

Menurutnya, lapas di Indonesia sangat rentan menjadi tempat penyebaran virus tersebut, karena jumlah tahanan melebihi kapasitas yang tersedia.

Melihat kondisi tersebut, kata Khairun, kampanye maupun imbauan pemerintah soal social distancing atau menjaga jarak satu dengan lainnya, tidak dapat terlaksana di lapas.

"Para napi tidak mungkin melakukan social distancing, karena dibatasi oleh kapasitas ruangan."

"Kita juga mengetahui, bahwa jam kunjungan terhadap napi pasti sudah ditiadakan sementara," ucap Khairun.

Sebelumnya, di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19), kondisi rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia masih 'over capacity'.

'Over capacity' adalah jumlah warga binaan pemasyarakatan melebihi kapasitas lapas dan rutan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved