Corona di Bali

Cegah Covid-19, Masjid Agung Al-A’LA Gianyar Minta Umat Sholat di Rumah

Majid Agung Al-A’LA Gianyar, memutuskan untuk mentiadakan sementara, seluruh kegiatan peribadatan.

Cegah Covid-19, Masjid Agung Al-A’LA Gianyar Minta Umat Sholat di Rumah
Tribun Bali/Saiful Rohim
Foto ilustrasi Umat Muslim mengelar Shalat 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Majid Agung Al-A’LA Gianyar, memutuskan untuk mentiadakan sementara, seluruh kegiatan peribadatan.

Baik Sholat Lima Waktu Sholat Jum’at.

Semua umat Islam di Gianyar diminta agar mengganti Sholat Jum’at dengan Sholat Dzuhur berjama’ah bersama keluarga di rumah masing-masing.

Berdasarkan Surat Himbauan yang diterima Tribun Bali, Senin (23/3/2020), ini merupakan tindak lanjut surat pernyataan bersama peniadaan sementara kegiatan peribadatan dan keagamaan, dalam rangka mencegah penyebaran pandemik covid-19, yang ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Provinsi Bali, Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia Bali, dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bali Kabid Bimas Islam, tanggal 23 Maret 2020.

Belanja Online & Kekhawatiran Tertular Covid-19, Apakah Pembungkus Paket Bisa Terkontaminasi Virus?

Tempat Hiburan Malam Delodberawah di Jembrana Ditutup Sementara, Antisipasi Covid-19

Kasus Bertambah Satu, Total 20 WNI Positif Terjangkit Virus Corona di Singapura

Haji Athoillah Majid Agung Al-A’LA Gianyar, membenarkan hal tersebut.

Dalam memutus penyebaran covid-19, seluruh kegiatan peribadatan di Masjid ditiadakan.

Mulai dari Sholat Lima Waktu, Sholat Jum’at dan kegiatan peribadatan lainnya yang melibatkan orang banyak.

“Bali jama’ah di Kabupaten Gianyar dihimbau untuk mengganti Sholat Jumat dengan Sholat Dzuhur berjama’ah bersama keluarga di tempat tinggal masing-masing. Melaksanakan Sholat wajib lima waktu dan memperbanyak istighfar, istiqomah membaca Dzikir Rotibul Haddad, Hizib Ayatul Hifidz serta Shilawat Thibbil Qulub sebagai bentul wasilah pembentengan diri, keluarga dan lingkungan dari segala macam marabahaya, terutama covid-19 di tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta jama’ah supaya selalu mematuhi dan mengikuti seruan pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran virus Covid-19, serta meningkatkan kewaspadaan dan disiplin diri, guna mencegah risiko covid-19 dengan menjaga jarak aman.

“Himbauan ini berlaku sejak ditetapkan dan berakhir Senin (30/3/2020),” ujarnya.

H Athoillah mengatakan, selama hal ini berlangsung, hanya kumandang Adzan yang tetap dilaksanakan oleh Majid Agung Al-A’LA Gianyar.

“Kumandang Adzan tetap dilaksanakan sebagai mana biasa, sebagai pengingat waktu sholat,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved