Corona di Indonesia

Sembako untuk Keluarga Penerima Manfaat di Denpasar Dijatah Rp 200 Ribu

Program ini merupakan program transformasi dari program raskin-rastra-Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Sembako untuk Keluarga Penerima Manfaat di Denpasar Dijatah Rp 200 Ribu
Tribun Bali/Putu Supartika
Sembako untuk Keluarga Penerima Manfaat di Denpasar Dijatah Rp 200 Ribu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Bantuan program sembako kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau keluarga kurang mampu tetap dilaksanakan di Denpasar.

Meski ditengah wabah virus corona program ini dilaksanakan dengan cara jemput bola.

Hal tersebut disampaikan Kadis Sosial Made Mertajaya, Kamis (26/3/2020) di Denpasar.

Program ini merupakan program transformasi dari program raskin-rastra-Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Suasana Kota Negara Lengang, Hanya Beberapa Kendaraan yang Melintas

Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Badung Semprot Disinfektan Menggunakan Mobil Water Canon

Seleksi Alam Akibat Dampak Corona, Ini Kata Praktisi Bisnis dan Keuangan Untuk BPR di Bali

Tahun ini bernama Program Sembako dengan perluasan jenis komoditi yang mengandung Sumber Karbohidrat (beras, jagung, sagu), Sumber Protein Hewani (telur, daging ayam, ikan), Sumber Protein Nabati (tahu, tempe, kacang-kacangan) dan Sumber Vitamin Mineral (sayur-sayuran dan buah-buahan).

"Keluarga Penerima Manfaat (KPM)/ keluarga kurang mampu mendapat bantuan sembako setiap bulan (non tunai) sebesar Rp 150.000 yang bisa ditukarkan di agen /e-Warong yang ditunjuk dan telah memiliki kerjasama dengan Kementerian Sosial, pemerintah kota,  Dinas Sosial dan Bank Penyalur (Himbara)," katanya.

Untuk antisipasi dampak covid-19 nilai bantuan ditambahkan menjadi 200.000 berlaku sementara dari Bulan Maret hingga Agustus 2020.

Dalam langkah percepatan penyaluran ditengah merebaknya virus corona, Dinas Sosial melakukan penyaluran dengan cara jemput bola disamping kerjasama dengan e-warong yang ada.

Untuk diketahui total penerima Program Sembako di Kota Denpasar pada Bulan Maret 2020 ini sebanyak 3058 KPM dengan realisasi penyaluran Program Sembako hingga per tgl 16 Maret 2020 sudah mencapai 40% (1216 KPM).

Menurut Mertajaya sebelumnya dalam rapat terbatas belum lama ini  Walikota Denpasar mengarahkan dan menegaskan agar penyaluran bantuan sembako tetap dilaksanakan karena menyangkut kebutuhan pokok yang dalam pelaksanaan di lapangan tetap dengan memperhatikan dan mengikuti rambu-rambu antisipasi cegah virus corina atau covid-19.

Seperti jaga jarak, tidak berkumpul, penggunaan masker bagi yang sakit hingga standar pencegahan yang telh disosialisasikan.

Di samping itu dalam penyaluran yang dilaksanakan secara bertahap tersebut, Dinas Sosial Kota Denpasar bersama Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping PKH dan Bank Tabungan Negara sekaligus melaksanakan sosialisasi cegah virus corona terhadap KPM dengan membagikan selebaran upaya pencegahan.

 Petugas juga telah menyiapkan sabun cuci tangan, hand sanitizer dan semprotan disinfektan.

"Dari langkah ini Kota Denpasar mendapat apresiasi dari Menteri Sosial sebagai salah satu kota bersama 4 kab/kota lainnya di Indonesia wilayah II yang tetap menyalurkan sembako di tengah pandemi corona dengan cara jemput bola dan penyaluran di agen/e-warong," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved