Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ini Tips Mengatur Keuangan Selama Masa Isolasi, Fokus Pada Pengeluaran Primer

Masa isolasi membuat sebagian masyarakat mulai melirik aktivitas belanja online.Ini Tips Mengatur Keuangan selama masa isolasi

Gambar oleh Ri Butov dari Pixabay
Foto ilustrasi pria sedang melakukan isolasi di rumah karena covid-19 

TRIBUN-BALI.COM - Pembatasan sosial atau social distancing merupakan satu diantara cara untuk mencegah virus Corona (Covid-19).

Social distancing  pun telah di terapkan di Indonesia, dan beberapa perusahaan telah menerapkan work from home.

Karena hal tersebut sebagian masyarakat enggan keluar rumah. 

Untuk membeli bahan pokok beberapa orang memilih melakukannya secara online.

Lakukan 7 Langkah Ini agar Tetap Nyaman Saat Isolasi Diri di Rumah

Ditengah Wabah Corona, Jangan Lupa Bahagia

Mulai Hari Ini Pasar Badung Terapkan Sistim Belanja Online, Begini Caranya

Masa isolasi membuat sebagian masyarakat mulai melirik aktivitas belanja online.

Adanya perubahan pola konsumsi, penting bagi masyarakat untuk mengatur keuangannya agar tidak boros dan pada akhirnya kehabisan uang.

Menurut Co-Founder and Vice-CEO, Jouska Indonesia, Farah Dini Novita, salah satunya adalah berupaya menunda segala pembelian yang sifatnya sekunder atau tersier.

"Pokoknya tunda pembelian yang sifatnya sekunder dan tersier apalagi yang luxury, nanti dulu deh, karena kita enggak tahu ujungnya di mana nih," kata Farah dalam liputan Live Streaming bersama Shopee, Kamis (26/3/2020).

"Keperluan untuk entertainment mungkin bisa dialihkan untuk kesehatan."

Fokus pada pengeluaran primer

Masyarakat perlu menerapkan pola belanja harian yang lebih bijak.

Cara mudahnya, fokuslah pada pengeluaran primer terlebih dahulu.

Beberapa contoh pengeluaran primer antara lain belanja makanan, bahan-bahan makanan, keperluan sanitasi, kesehatan, dan lainnya.

Farah menambahkan, pastikan kita mengutamakan berbelanja sesuatu yang memang dibutuhkan dan dapat mendukung masa "work from home" kita.

"Yang harus diefisienkan adalah pengeluaran yang sifatnya sekunder. Jika ada barang yang untuk saat ini belum dibutuhkan, mungkin bisa dihemat dulu di situ," katanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved