Ini Penyebab Harga Emas Dunia Turun

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Jumat (27/3/2020) waktu setempat (Sabtu pagi WIB).

Gambar oleh PublicDomainPictures dari Pixabay
Foto ilustrasi emas batangan 

TRIBUN-BALI.COM - Banyak orang memilih menginvestasikan uangnya di logam mulai atau emas.

Investasi tersebut dinilai paling aman dibandingkan investasi lainnya.

Investasi emas pun sudah dikenal sejak zaman dahulu.

Walau dikenal paling aman, namun harga emas juga terkadang naik dan turun.

Sekitar 15.000 Mahasiswa Tercatat Sebagai Relawan Kemanusiaan Melawan Covid-19

Tangani Virus Corona, Malaysia Anggarkan Rp928 T, Indonesia Cuma 62 T, Said Didu Sindir Ibukota Baru

Ini Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Saat Berada di Rumah

Seperti yang terjadi baru-baru ini.

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Jumat (27/3/2020) waktu setempat (Sabtu pagi WIB).

Turunnya harga logam mulia ini didorong oleh aksi ambil untung, meskipun dollar AS melemah di tengah kekhawatiran terhadap ketersediaan fisik logam mulia.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April jatuh 26,2 dollar AS atau 1,59 persen, ditutup pada 1,625 dollar AS per ounce. 

Harga emas naik terus selama sepekan terakhir karena permintaan safe haven.

Hal ini membuat beberapa investor melakukan aksi untung.

Halaman
12
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved