Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Beberapa Bule Diduga Alami Depresi di Kuta Utara Badung, Begini Penjelasan Camat

Beberapa wisatawan atau Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di wilayah Kuta Utara Badung di sinyalir banyak mengalami depresi

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Seorang Bule yang di duga depresi diamankan Puskesmas Kuta Utara dan Aparat Desa di wilayah Tibubeneng Kuta Utara untuk di bawa ke RS Sanglah, Senin (30/3/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Beberapa wisatawan atau Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di wilayah Kuta Utara Badung di sinyalir banyak mengalami depresi.

Semua itu lantaran adanya kebijakan karantina yang terjadi di beberapa wilayah.

Bahkan Senin (30/3/2020) warga kuta utara juga kembali menemukan wisatawan atau yang depresi.

WNA terlihat depresi lantaran wisatawan keluar tanpa menggunakan baju sehelai pun.

DPR Minta Pemerintah Perhatikan Dampak Sosial Kalau Dilakukan Karantina Wilayah di Jabodetabek

Ritual ‘Nuur’ Tirta di Pejenengan Puri Klungkung Tetap Khusyuk, Walau Dikawal Polisi

 Tidak hanya itu, ada pula wisatawan yang memukul-mukulkan kepalanya hingga terluka.

WNA yang depresi tersebut sudah ditemukan semenjak pelaksanaan perayaan Hari Raya Nyepi yang berlangsung pada Rabu (25/3/2020).

Camat Kuta Utara, Putu Eka Parmana tak menampik diwilayahnya terdapat WNA yang mengalami depresi.

Hanya saja pihaknya enggan mengatakan jika itu disebabkan karena adanya kebijakan karantina.

“Iya wisatawan banyak yang kita temukan depresi. Kami pun tidak berani menangani langsung,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin (30/3/2020)

Pihaknya mengatakan hingga saat ini tercatat ada ditemukan tiga orang  wisatawan yang diduga depresi. Bahkan semua nya sudah ditangani oleh pihak berwajib.

“Dari laporan warga ada tiga warga yang sudah ditemukan gejala depresi. Namun sudah diamankan langsung,” bebernya.

Disinggung mengenai warga yang depresi tersebut, Eka Permana mengatakan pertama WNA dari Italia yang ingin keluar saat Nyepi, warga itu pun sudah diamankan oleh pihak desa.

Selanjutnya ada juga warga Medan dan satu lagi ini bule yang jalan-jalan tanpa busana yang terjadi tadi pagi.

“Tadi bule itu sudah diamankan oleh pihak Desa Tibubeneng,”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk bule yang jalan-jalan di jalan raya Berawa ini pihaknya mendapat informasi bule itu dari Amerika Serikat.

 Bahkan sebelum diamankan, bule tersebut memukul mukulkan kepalanya ke tanah.

“Sekarang sudah ditangani oleh petugas medis dari Puskesmas Kuta Utara yang akan dibawa ke Rumah Sakit Sanglah. Saat mau dibawa dengan ambulans kepalanya berdarah karena kepala  bule tersebut membenturkan diri ke tanah,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved