Corona di Bali
Antisipasi Penyebaran Covid-19, 3 Tempat Bermain Anak di Denpasar Ditutup
Untuk antisipasi penyebaran virus corona, semua tempat bermain anak yang berada di tempat umum di Kota Denpasar ditutup.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk antisipasi penyebaran virus corona, semua tempat bermain anak yang berada di tempat umum di Kota Denpasar ditutup.
Tiga tempat bermain anak ditutup yakni Taman Janggan, permainan anak di Taman Kota Lumintang, dan tempat bermain anak di Lapangan Puputan Badung.
Pantauan di Lapangan Puputan Badung Selasa (31/3/2020) siang, semua taman bermain anak yang berada di sisi barat laut lapangan ini disegel dengan menggunakan sejenis police line.
Selain itu, lokasi juga terlihat cukup sepi tanpa keberadaan anak-anak yang biasanya ada saja yang bermain di tempat ini.
• WIKI BALI - Arti Lambang Kelurahan Sumerta, Denpasar Timur
• Hari ini DPRD Provinsi Bali Jalani Rapid Test
• Manajemen ITDC Rutin Lakukan Disinfeksi Kawasan The Nusa Dua, Kini Okupansi Hotel 30 Persen
Dikonfirmasi Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan tempat bermain ini sudah ditutup sejak dua hari lalu.
“Iya kami dari Pemkot Denpasar memutuskan untuk menutup, karena keadaan sekarang ini dalam kondisi darurat Covid-19,” katanya.
Dewa Rai mengatakan, jika permainan anak-anak ini masih tetap dibuka, maka akan sangat rentan menjadi tempat penularan Covid-19.
• Beredar Info Satu Warga Perempuan Terinfeksi Covid-19, Kadus Gelogor Carik Buka Suara
• Panen Gabah di Denpasar Awal Tahun Ini 5.590 Ton, Menurun dari Periode Sebelumnya
• Pemprov Bali Datangkan 8000 Pieces Alat Rapid Test dan 1000 APD untuk Tangani Pandemi Covid-19
Apalagi permainan anak ini berada di tempat umum dan tidak bisa dipantau siapa saja yang menggunakan.
“Kami tutup sementara hingga kondisi kembali normal. Karena kami tidak tahu kan siapa saja yang menggunakan kami tidak tahu. Jadi kami segel dan tidak boleh dipakai lagi,” katanya.
Selain penutupan tempat bermain, beberapa fasilitas publik hingga perkantoran juga dilakukan penyemprotan disinfektan.
Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi penyebaran virus corona.
"Hampir menyeluruh di seluruh wilayah Kota Denpasar mulai dari kantor-kantor, sekolah-sekolah, swalayan, pertokoan dan fasilitas publik lainnya," kata Dewa Rai.
Selain itu, pihaknya juga membangun tempat cuci tangan di beberapa ruang publik untuk mendukung terciptanya masyarakat yang menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
"Kami juga buat tempat cuci tangan di ruang publik sebanyak 4 buah, sehingga diharapkan kawasan tersebut dapat steril dan upaya pencegahan penyebaran virus corona dapat dimaksimalkan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tempat-bermain-anak-di-lapangan-puputan-badung-disegel.jpg)