Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Harga Bumbu Dapur di Jembrana Melonjak, Ini Daftar Harganya

Kepala Dinas Koperindag Jembrana, Komang Agus Adinata menyatakan, bahwa untuk stok sembako dipastikan aman untuk beberapa waktu ke depan

Tayang:
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Sidak pasar oleh Satgas Pangan Kabupaten Jembrana, Senin (30/3) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kebutuhan pokok di Jembrana menjadi atensi Satgas Pangan Kabupaten Jembrana.

Atensi itu untuk memastikan bahwa kebutuhan bahan pokok bagi warga Jembrana tetap terjamin.

 Sejauh ini, untuk kebutuhan pokok atau sembako masih mencukupi bagi warga.

Meskipun, lonjakan harga untuk bumbu dapur terjadi di sejumlah pasar di Kabupaten Jembrana.

Ditengah Pandemi Covid-19, Desa Adat Batuan Gianyar Siapkan Bantuan 26 Ton Beras untuk Warganya

Satgas Covid-19 Surati Prajuru Desa Adat se-Bali: Masyarakat Kurang Taat Ikuti Arahan Pemerintah

 Kepala Dinas Koperindag Jembrana, Komang Agus Adinata menyatakan, bahwa untuk stok sembako dipastikan aman untuk beberapa waktu ke depan.

Hanya saja memang untuk kebutuhan dapur atau bumbu dapur mengalami lonjakan harga.

Misalnya saja bawang merah, bawang putih, cabai merah kecil dan cabai merah besar yang mana diketahui mengalami lonjakan harga.

"Terkait dengan isu corona yang sekarang merebak, untuk kenaikan harga tidak terpengaruh isu tersebut.

Jadi harga masih stabil dari hari raya Galungan sampai hari ini. Dan kami harapkan walau stok memadai saya harapkan perilaku masyarakat untuk berbelanja dengan cerdas (hindari panic buying)," ucapnya, Selasa (31/3/2020).

Informasi yang dihimpun, untuk harga bawang merah dari harga Rp 20 ribu naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

Kemudian, bawang putih yang tadinya sekitar Rp 43 ribu, saat ini naik menjadi Rp 45 ribu per kilogramnya.

Selain itu, kenaikan harga juga terjadi untuk cabai merah kecil yang tadinya sekitar Rp 38 ribu naik menjadi Rp 45 ribu per kilonya.

 Adapun juga cabai merah besar yang tadinya Rp 24 ribu per kilo kini menjadi Rp 26 ribu per kilonya.

Seorang pedagang di Pasar Umum Negara, Ketut Weken menyatakan, bahwa memang kenaikan harga terjadi untuk kebutuhan bumbu dapur.

 Selain bawang dan cabai, untuk gula pasir juga naik. Sekitar sebulanan lalu kenaikan harga ini terjadi di pasar Negara.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved