Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

1 Orang Positif Corona, Mulai 31 Maret Kelurahan Panjer Isolasi Wilayah Pada Malam Hari

Walaupun pihaknya tahu ada satu warganya yang positif corona, namun pihaknya tak tahu di wilayah mana.

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
Istimewa
Persiapan penutupan jalan di wilayah Panjer, Denpasar, Bali 

Adapun alasan penerapan isolasi wilayah saat malam hari dikarenakan pihaknya tak mau meresahkan dan menghambat aktivitas masyarakat di sing hari.

“Dalam artian kami tidak mau meresahkan masyarakat karena aktivitas masyarakat sebagian besar di siang hari. Siang hari logikanya kan ada sinar, jadi penyebarannya minimal, kalau malam hari itu kan banyak karena istirahat ada kumpul-kumpul itu yang kami jaga,” katanya.

Hingga saat ini, di Kelurahan Panjer tercatat ada 8 Orang Dalam Pengawasan (ODP), 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan satu orang positif Covid-19

Hari Kedua Isolasi Wilayah, Panjer Akan Tutup 8 Ruas Jalan

Pada pelaksanaan pertama, sebanyak tiga ruas jalan di kelurahan Panjer ditutup.

Dikonfirmasi Lurah Panjer, Made Suryanata, Rabu (1/4/2020) pagi mengatakan untuk pelaksanaan hari kedua malam nanti, penutupan akan diperluas menjadi 8 titik.

Delapan titik tersebut meliputi Jalan Waturenggong di selatan SMAN 2 Denpasar, perbatasan Renon yakni di pertigaan Jalan Tukad Yeh Aye-Tukad Citarum, dan di perbatasan Sidakarya yakni di pertigaan Jalan Tukad Pakerisan-Tukad Petanu, Jalan Tukad Barito – Citarum, Jalan Tukad Unda, Jalan Tukad Musi, Jalan Tukad Ijo Gading, serta Jalan Irawadi Selatan.

Untuk penjagaan, pihaknya akan mengerahkan pecalang di masing-masing banjar.

“Masing-masing banjar kami libatkan untuk menangani. Nanti penjaganya beragam, ada yang 10 orang per banjar,” katanya.

Suryanata menambahkan, jika ada warga yang melewati wilayahnya dengan tujuan ke desa tetangga, maka pihaknya akan mengalihkan ke jalan lain.

“Hanya yang benar-benar punya kepentingan kami izinkan lewat. Jika hanya melintas di wilayah kami, akan kami alihkan ke jalan lain,” katanya.

Namun sampai saat ini, untuk warga yang berkepentingan dan bisa masuk ke wilayahnya belum dilakukan pengecekan suhu.

“Untuk pengecekan suhu atau penyemprotan kami belum ada. Tapi sambil jalan kami upayakan bagi yang ingin masuk wilayah kami saat malam,” katanya.

Selain itu, untuk penutupan atau isolasi wilayah ini juga akan dibantu dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar.  (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved