Roro Fitria Dikabarkan Bebas, Ini Rekam Jejak Kasusnya Sejak Ditangkap Pada Tahun 2018

Asgara mengatakan bahwa Roro bebas setelah mengajukan pembebasan bersyarat ke Kementerian Hukum dan HAM.

TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA
Roro Fitria saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Roro Fitria kabarnya akan bebas hari ini bersama dengan 3000 narapidana kasus lain dari Ruten Pondok Bambu Jakarta Timur.

Hal tersebut dibernarkan olej Asgar Sjafrie saat dihubungi awak media.

"Iya benar Roro bebas hari ini," kata Asgar Sjafrie saat dihubungi, Kamis (2/4/2020).

 Asgara mengatakan bahwa Roro bebas setelah mengajukan pembebasan bersyarat ke Kementerian Hukum dan HAM.

"Kasi pengajuan pembebasan bersyaratnya dikabulkan Kementerian. Sehingga dia bisa bebas," ucapnya.

Lebih lanjut, Asgar Sjafrie tak bisa memastikan Roro akan keluar jam berapa dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Tapi yang jelas dia (Roro) bebas bersama 3000 orang tahanan narkotika," ujar Asgar Sjafrie.

Penahanan Roro Fitria di Rutan Pondok Bambu karena kasus penyalahgunaan narkotika. Jelang kebebasannya, berikut perjalanan kasus Roro Fitria:

1. Ditangkap pada Februari 2018 saat memesan sabu.

Roro Fitria diamankan pihak kepolisian Polda Metro Jaya di kediamannya di kawasa Ragunan, Jakarta Selatan saat tengah memesan narkotika jenis sabu pada Februari 2018.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved