Umat Islam di Bali Diimbau Laksanakan Doa Bersama Pukul 18.00 Wita, Doa Ini yang Harus Dilantunkan

imbauan tersebut berdasarkan Surat Gubernur Bali melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan peran aktif Pimpinan Majelis dan Lembaga Umat di Pro

Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
ILUSTRASI-Acara doa bersama yang digelar di Hotel Princess Keisha, Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar, Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - Hari ini, Kamis (2/4/2020) seluruh umat islam di Provinsi Bali diimbau untuk melaksanakan doa bersama di rumah masing-masing pada pukul 18.00 Wita.

 Doa bersama tersebut bertujuan untuk memohon agar Pandemi Covid-19 segera berakhir.

"Intinya kami meminta dengan hormat kepada seluruh Umat Islam Se-Bali agar kita dapat meluangkan waktu untuk melakukan doa secara serentak demi keselamatan kita semua," jelas Aminullah, Kasi Bimas Islam Kankemenag Kota Denpasar, Kamis (4/2/2020).

Dijelaskannya, imbauan tersebut berdasarkan Surat Gubernur Bali melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan peran aktif Pimpinan Majelis dan Lembaga Umat di Provinsi Bali.

Keuskupan Denpasar Galang Aksi Solidaritas Umat Bantu Warga Terdampak Covid-19

DPRD Denpasar Minta Rapid Test Diutamakan Bagi Tenaga Medis, Eko Supriadi: Kami di Dewan Tidak Perlu

Doa yang disarankan dilantunkan yaitu Sholawat, Qunut Nazila, Dzikir Pelindung Bala' dan Musibah, dan doa yang bisa ditemukan dalam beberapa kitab hadis, salah satunya riwayat Abu Daud dari Anas bin Malik tentang virus corona.

“Yang utama Dzikir Pelindung Bala' dan Musibah, dan doa yang bisa ditemukan dalam beberapa kitab hadis, salah satunya riwayat Abu Daud dari Anas bin Malik tentang virus corona. Dan sesuai dengan kemampuan memanjatkan dengan ikhlas dan istigfar,” sambungnya.

Adapun doa dalam salah satu hadis dari riwayat Abu Daud dari Anas bin Malik yaitu:

Allahumma inni Audzubika minal barasi wal jununi, wal judzami wa sayi’il asqam, misla (coronavirus).

Artinya “Ya Allah aku berlindung kepadamu dari penyakit belang, gila dan kusta, serta penyakit lain yang mengerikan, seperti virus corona.” (*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved