Liga 1 2020

Arema FC Dapat 4 Sanksi dari Komdis PSSI, Ada Denda Rp 100 Juta

Dikutip dari laman resmi PSSI, Arema FC mendapatkan 4 sanksi sekaligus pada periode sidang 13 Maret 2020.

KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU
Pemain Arema FC dan Persib Bandung berduel pada laga pekan kedua Shopee Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2020) sore. 

TRIBUN-BALI.COM – Kompetisi Liga 1 2020 baru berjalan 3 pekan sebelum dihentikan sementara oleh PSSI akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia.

Meski baru berjalan tiga pekan, namun beberapa pelanggaran regulasi kompetisi sudah dilakukan oleh tim-tim peserta Liga 1 2020

Pulang Kampung ke Tabanan, Pemain Bali United Kadek Agung Tetap Jaga Kesehatan Fisik Agar Tetap Fit

Gelandang Bali United Brwa Nouri Kembali Ke Swedia Selama Pandemi Virus Corona

Setelah Rampok Toko Emas, Pelaku Alami Sakit Lalu Meninggal Terinfeksi Virus Corona

Akibat Pandemi Covid-19, 3.481 Orang Pekerja Migran Indonesia Pulang Ke Bali

Beberapa tim termasuk pelatih, pelatih, pemain dan ofisialnya harus menerima kenyataan dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI akibat hal tersebut.

Salah satu tim yang paling banyak mendapatkan sanksi di awal kompetisi ini adalah Arema FC.

Dikutip dari laman resmi PSSI, Arema FC mendapatkan 4 sanksi sekaligus pada periode sidang 13 Maret 2020.

Dua sanksi berupa teguran keras yang dialamatkan kepada Pelatih Arema FC Roberto Mario Carlos Gomez dan Ofisial tim Charis Yulianto.

Kedua sosok penting di Arema itu mendapatkan sanksi karena melakukan protes berlebihan kepada wasit cadangan pada pertandingan PS Tira vs Arema FC

Sementara dua sanksi lain yaitu Arema FC harus membayar denda sebesar Rp 100 juta untuk dua sanksi sekaligus.

Sanksi pertama senilai Rp 50 juta karena tim asal Malang Jawa Timur itu mengoleksi lima kartu kuning dalam satu pertandingan

Sementara sanksi kedua yang juga senilai Rp 50 juta karena suporter melakukan pelemparan botol ke dalam lapangan dan masuknya suporter ke dalam lapangan.

Halaman
123
Penulis: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved