Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bagaimana Sebaiknya Orangtua Mengajarkan Arti Kegagalan pada Anak?

Tentu tak ada orangtua yang ingin anaknya mengalami kegagalan. Namun, roda kehidupan tak selamanya di atas

Tayang:
Gambar oleh Nguyen Dinh Lich dari Pixabay
Foto ilustrasi anak laki-laki yang stres 

TRIBUN-BALI.COM - Tentu tak ada orangtua yang ingin anaknya mengalami kegagalan.

Namun, roda kehidupan tak selamanya di atas. Akan ada saatnya anak jatuh mengalami kegagalan.

Lalu, seberapa tangguh anak Anda menghadapi kegagalan?

Bagaimana Anda sebagai orangtua, mendukung anak sambil mengumpulkan kekuatan untuk bangkit kembali di hari-hari mendatang?

"Pada usia tertentu, manusia sudah harus terbiasa untuk memiliki keterampilan mengatasi masalah," kata dokter anak Edward Gaydos, DO.

“Pertanyaan sebenarnya adalah, bagaimana kita membantu anak-anak kita membentuk dan menafsirkan pengalaman? Saya pikir satu hal yang perlu kita lakukan adalah memberi anak-anak ruang yang nyaman untuk merasakan kegagalan, dan kemudian memberdayakan mereka untuk mencoba lagi.”

4 Cara Mengajarkan Anak Berempati

Waspadai, Kafein dan Gula Berlebihan pada Ibu Hamil Dapat Sebabkan Janin Terlalu Aktif Bergerak

Tips Memancarkan Inner Beauty agar Kecantikan Tidak Pernah Pudar

Bagaimana anak-anak belajar dari kegagalan?

Saat ini, banyak anak-anak merasakan tekanan yang tak terlihat tetapi terasa berat, mulai dari harus menjadi yang terbaik, mampu berdiri di puncak, dan untuk mengumpulkan penghargaan, beasiswa atau piala.

Yang harus dipahami orangtua adalah, kita tidak bisa selalu memenangkan posisi raja atau ratu setiap kali kita bermain.

“ Orangtua dengan harapan tinggi yang tidak realistis dapat tanpa sadar membuat kecemasan dan ketakutan pada anak-anak mereka,” kata Gaydos.

“Daripada menciptakan lingkungan di mana mereka merasa perlu menang setiap saat, akan lebih sehat dan lebih realistis untuk mengharapkan kegagalan sesekali - terutama karena kita semua cenderung belajar lebih banyak dari kesalahan kita daripada dari kesuksesan,” lanjutnya.

Misalnya, jika Anda mengikuti kuis, Anda cenderung mengingat jawaban yang salah daripada mengingat jawaban Anda yang benar

WIKI BALI - Berkenalan dengan Desa Dangin Puri Kauh Denpasar, Ini Visi & Misinya

 7 Aplikasi Baca Buku Gratis Ini Cocok Temanimu Saat #diRumahAJa

DP Gedung Hangus dan Akad Tanpa Resepsi, Fare Adinata Tetap Bahagia Atas Pernikahannya 

Peran penting orangtua

Bagian dari proses membangun ketahanan ini adalah tentang diri kita sendiri, orangtua.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved