Ini 6 Cara Sederhana Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua, Berikan Pujian Hingga Kenali Perasaan Anak
Teknik seperti berteriak, menyogok, dan mengancam akan memberi hukuman bukan cara terbaik untuk membuat anak melakukan apa yang kita minta.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setiap orang memiliki tingkat kesabarannya masing-masing, begitu juga orangtua kita.
Walau orangtua memiliki tingkat kesabaran yang lebih baik dari anaknya, namun kesabaran itu bisa habis.
Hal itu bisa terjadi karena tumpukan emosi yang sudah ditahan terlalu lama, dan akhirnya meluap saat sang buah hati sedang nakal.
Sebagian orangtua mungkin tidak ingin berteriak pada anak-anaknya, namun terkadang hal itu tak bisa ditahan.
• Diundur, Berikut Jadwal Baru Film-Film Disney
• Duka Dari Dunia Medis, IDI Kembali Umumkan Dua Dokter Meninggal Dunia
• Pemerintah Diharapkan Publish Usia Penderita dan Angka ODP/PDP Covid-19 yang Meninggal Dunia
Kita ingin anak-anak mematikan video game mereka, mengambil mainan mereka dan bersiap untuk tidur.
Lalu, apa yang harus dilakukan ibu dan ayah?
Komunikasi yang baik antara orangtua dan anak-anak harus dimulai dengan tenang.
"Sebagai orangtua atau pengasuh, kita mungkin tidak selalu mengenali efek emosi dan tindakan kita terhadap anak-anak," kata dokter anak Kimberly Churbock, MD.
"Anak-anak seperti spons, mereka mengerti bahasa tubuh dan isyarat verbal kita. Jadi saat kita kesal atau cemas, mereka mungkin mengerti dan takut atau tidak tahu bagaimana merespons."
Itu sebabnya teknik seperti berteriak, menyogok, dan mengancam akan memberi hukuman bukan cara terbaik untuk membuat anak melakukan apa yang kita minta.
Dr. Churbock memberikan saran berikut ini untuk mengatasi penyebab utama mengapa anak-anak tidak mematuhi orangtua.
1. Kenali hambatan untuk komunikasi yang baik
Apakah kebutuhan dasar anak kita terpenuhi?
Bahkan, anak-anak paling santai sekalipun mungkin ingin melawan kita saat mereka lapar atau lelah.
2. Berikan contoh yang baik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-orangtua-dan-buah-hatinya.jpg)