Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Persib Bandung Pangkas Gaji Seluruh Pemainnya Sesuai Anjuran PSSI

Seperti diketahui, saat ini seluruh kegiatan di kompetisi sepak bola Indonesia sedang ditangguhkan penyelenggaraannya.

Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA
ILUSTRASI Skuat Persib Bandung saat uji coba lapangan di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Rabu (27/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM - Manajemen Persib Bandung mengambil kebijakan untuk memangkas gaji pemain mereka hingga 25 persen selama masa jeda turnamen Shopee Liga 1 2020.

Hal tersebut disampaikan oleh manajer Persib, Umuh Muchtar.

Seperti diketahui, saat ini seluruh kegiatan di kompetisi sepak bola Indonesia sedang ditangguhkan penyelenggaraannya.

Kebijakan penangguhan diambil lantaran pandemi wabah virus corona yang menyerang Indonesia.

Begini Kata Warga Wuhan Usai Terbebas dari Lockdown Selama 2 Bulan Lebih

Vitamin A pada Wortel Bisa Hilangkan Minus Mata? Begini Penjelasan Dokter

Sejarah Baru Bagi Amerika Serikat,Angka Kematian Akibat Covid-19 di New York Melampaui Serangan 9/11

 Kebijakan pemangkasan gaji pemain oleh klub selama masa penundaan kompetisi pun sudah disetujui oleh PSSI.

 Induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut mengizinkan klub menerapkan kebijakan pemotongan gaji pemain selama masa penundaan, maksimal 25 persen dari nilai kontrak yang telah disepakati sebelumnya.

 "Ini kan kebijakan dari PT (manajemen) mengambil keputusan karena sesuai anjuran dari PSSI. Takutnya kena sanksi dari PSSI atau bagaimana. Makanya ikuti dulu saja aturan," kata Umuh, saat dihubungi wartawan, Rabu (8/4/2020).

 Umuh tidak tahu persis sampai kapan pemotongan gaji pemain akan berlangsung. Dia memprediksi pemangkasan tersebut berlaku selama dua sampai tiga bulan.

Ia pun berharap pandemi virus corona di Indonesia segera mereda agar situasi kembali normal dan kompetisi dilanjutkan.

"Mungkin dua sampai bulan. Sekarang April, terus nanti Mei sampai Juni. Siapa tahu cuma satu atau dua bulan kan sudah selesai akan menjadi lebih baik," tutur Umuh.

Terkait respons dari pemain, Umuh mengatakan kalau mereka bisa menerima kebijakan tersebut. Umuh menyadari, kebijakan tersebut cukup memberatkan bagi pemain.

Hanya saja, manajemen Persib pun tidak memiliki pilihan lain.

 Penangguhan kompetisi membuat klub berjulukan Maung Bandung itu kehilangan banyak pemasukan dari berbagai sektor.

Salah satunya dari hasil penjualan tiket pertandingan kandang.

 Meski begitu, Umuh tidak tahu persis dari mana pemasukan Persib untuk menutupi biaya gaji pemain saat ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved