Corona di Bali

Satu PDP Kembali Ditemukan di Bangli

Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kembali ditemukan di Bangli, Bali. Pasien berusia 44 tahun itu merupakan seorang crew kapal persiar.

Istimewa
Petugas Dinas Kesehatan Bangli ketika melakukan rapid test di Bangli, Bali Selasa (7/4/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kembali ditemukan di Bangli, Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Bangli, I Nengah Nadi saat dikonfirmasi Selasa (7/4/2020) membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, pasien berusia 44 tahun itu merupakan seorang crew kapal persiar.

"Kami mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, bahwa yang bersangkutan merupakan PDP di RSUP Sanglah," ucapnya.

Puja Astawa Gencar Sosialisasikan Imbauan Pemerintah Perangi Covid-19 Lewat Video Kocak

Disetujui Jokowi, Ini Syarat Keluarga Penerima BLT dari Pemerintah Rp 600 Ribu Per Bulan

Pemkab Karangasem Geser Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Berdasarkan informasi tersebut, Nadi mengaku, pihaknya telah turun langsung ke lapangan.

Dikatakan bahwa yang bersangkutan pulang ke Bali dari perjalanan ke Brazil pada 23 Maret, dan dijemput oleh istri dan iparnya.

"Saat tiba di Bangli, yang bersangkutan juga telah menjalani isolasi mandiri. Baik kamar tidur, alat makan, hingga kamar mandi dan perlengkapan mandi terpisah dari anggota keluarga lain," ucapnya.

Lantaran sempat terjadi kontak dengan pihak keluarga, dan yang bersangkutan telah dinyatakan PDP, pihaknya kemudian melakukan rapid test kepada empat anggota keluarga.

Diantaranya istri, dua anak, serta seorang keponakan.

"Berdasarkan hasil rapid test, seluruh anggota keluarga dinyatakan negatif. Namun kami masih perlu melakukan rapid test kembali pada tujuh hari mendatang," ujarnya.

Selain melakukan rapid test, Nadi menyebut pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di wilayahnya tinggal untuk mengawasi isolasi mandiri keluarga bersangkutan.

Koordinasi juga dilakukan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Bangli untuk penyiapan logistik 3 keluarga di Bangli, dan satu keluarga di Tegalasah.

"Untuk sementara keluarga yang bersangkutan diterapkan social distancing," ucapnya.

Sementara berdasarkan data terbaru, jumlah Pasien Dalam Pengawasan di Bangli terdata sebanyak 7 orang.

Dimana tiga diantaranya telah dinyatakan sehat, sedangkan sisanya masih menjalani isolasi. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved