Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

APD untuk Penanganan Covid-19 dari Bos Bali United Sudah Diterima Bupati Gianyar

Status pemberian ini, adalah sebagai jalalinan persabahatan Pieter dengan Bupati Gianyar, Made Mahayastra.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
APD dari bos Bali United saat tiba di Kantor Bupati Gianyar, Kamis (9/4/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Alat pelindung diri (APD) untuk penanganan covid-19, yang sempat dijanjikan bos Bali United, Pieter Tanuri untuk Gianyar telah tiba, Kamis (9/4/2020) pagi.

Status pemberian ini, adalah sebagai jalalinan persabahatan Pieter dengan Bupati Gianyar, Made Mahayastra.

Namun nantinya, oleh Mahayastra, APD ini diserahkan ke rumah sakit rujukan pasien covid-19 di Kabupaten Gianyar, meliputi RSUD Sanjiwani dan RSU Payangan.

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali,  sumbangan APD ini akan didatangkan secara bertahap.

Alami Depresi, Saniwati Bersama Anaknya Diamankan Satpol PP Denpasar Pukul 22.00 Wita

Ungkapan PMI Asal Karangasem Setelah Tiba di Bali, Sudah Ikuti Berbagai Tahapan Tes Kesehatan

Kabar Baik, Rasio Kematian Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Diprediksi Alami Downtrend

Mulai dari 900 pices baju hazmat, 1.150 pasang sepatu boat, 200 heat cover, 2000 pasang soes cover dan 2.000 handglove.

Namun bantuan tersebut tidak semuanya diterima Mahayastra, melainkan dibagi dua dengan I Wayan Koster, yang dalam hal ini tidak dalam kapasitas sebagai Gubernur Bali.

Bupati Gianyar, Made ‘Agus’ Mahayastra saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. dimana bantuan yang diterimanya dibagi dua dengan Wayan Koster.

“Datangnya baru saja, diberikan secara bertahap. Saat ini ada 900 APD, dibagi dua dengan Pak Koster jadinya dapat 450 APD. Bukan ke Pak Gubernur tapi ke Pak Koster. Itu APD (yang diberikan Pieter Tanuri) standar paling bagus. Untuk masker, baru datang 10 ribu, dan itu diberikan ke Pak Koster duluan,” ujar Mahayastra. 

“Nanti saya salurkan ke rumah sakit Sanjiwani dan Payangan. Kalau di puskesmas, kita akan kasi stok. Mungkin beberapa aja. Kalau ada beberapa pasien bergejala, biar bisa mereka mengambil. Makanya saya taruh juga di puskesmas,” imbuhnya.

Dengan adanya bantuan ini, Mahayastra menyatakan, keberadaan Bali United semakin memiliki peran besar untuk Gianyar dan Bali.

Sebelumnya, kata dia, BU telah mempopulerkan Kabupaten Gianyar di kancah nasional. Sebab hampir setiap pekan ribuan orang berbondong-bondong ke Stadion Dipta menonton pertandingan. Dan, setiap pekan juga nama Gianyar terpampang di televisi nasional. 

“Orang sekarang hampir semua tau Gianyar. Keberadaan BU juga mengubah Stadion Dipta yang awalnya kumuh, dan sempat juga jadi tempat mesum, sekarang sudah tidak lagi. Sekarang jadi tempat nongkrong anak muda,” ujarnya.

Tak hanya itu, dari segi pendapatan setiap tahun Pemkab Gianyar mendapatkan Rp 680 juta sebagai biaya kotrak stadion.

Belum lagi pembayaran pajak hiburan. Dengan kondisi stadion yang terus diperbaiki, nantinya Stadion Dipta akan dijadikan destinasi pariwisata, dan hal ini telah didaftarkan di Dinas Pariwisata Gianyar.

Nantinya, setiap orang yang datang ke Stadion Dipta di luar pertandingan, akan dipungut retribusi.

“Luar biasa kontribusinya BU ini. Dan sekarang, karena kita hubungannya baik dengan pemilik Bali United, kita disumbangkan APD untuk menghadapi covid-19. Kami sangat berterima kasih,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved