Corona di Bali
Beberapa Toko Buku di Denpasar Dilema Tetap Buka atau di Rumah Saja
Pasca diterapkannya social distancing akibat dari merebaknya Covid-19, banyak aktivitas diluar rumah dihentikan, beberapa toko buku dilema
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasca diterapkannya social distancing akibat dari merebaknya Covid-19, banyak aktivitas diluar rumah dihentikan sementara sampai waktu yang tidak bisa ditentukan.
Termasuk juga kegiatan belajar di Sekolah.
Semenjak penerapan social distancing semua Sekolah meliburkan kegiatan belajar dan mengajar.
Dan para pelajar melakukan belajar secara online di rumahnya masing-masing.
• Berikut Daftar 12 Bandara di Indonesia yang Berlakukan Jam Operasional Baru
• Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia dan MUI Badung Imbau Warga Muslim Tidak Mudik Lebaran
• APD Donasi Bali United Telah Diserahkan ke Rumah Sakit dan Puskesmas di Gianyar, Begini Kata Bupati
Hal ini membuat beberapa usaha toko peralatan alat tulis dilema, antara tetap buka dan mengikuti jadwal yang ditetapkan Pemerintah Kota Denpasar atau ikut di rumah saja.
Salah satunya toko peralatan tulis yang beralamat di Jl. Hayam Wuruk, Tanjung Bungkak, Sumerta, Denpasar, Bali ini memilih tetap buka dengan mengikuti jadwal yang ditetapkan oleh Pemkot Denpasar.
Jam bukanya mulai pukul 10.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA.
Pengelola sangat konsisten mengikuti aturan tersebut, meski beberapa pelanggan mulai berdatangan pada lima menit sebelumnya, pintu toko tetap tertutup rapat.
Sembari menunggu jam buka, nampak dari sela pintu toko, para pegawai sedang mempersiapkan toko dan diri untuk melayani pelanggan.
Mulai dari bersih-bersih hingga menyalakan lampu penerangan.
Dan ketika jam menunjukkan pukul 10.05 WITA, mereka membuka pintu dan mulai menyapa pelanggan.
Di dalam toko, semua karyawan menerapkan protokol Covid-19.
Mengenakan masker, menyediakan sanitasi tangan, dan tentunya menjaga jarak.
Sementara di tempat yang berbeda, Dara, Supervisor disalah satu toko peralatan alat tulis yang berada di Mall Level 21 mengatakan, jumlah kunjungan ke toko buku tempatnya bekerja menurun terlebih semua sekolah sudah meliburkan murid-muridnya dan menerapkan sistem belajar dari rumah serta tidak bepergian keluar rumah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-di-salah-satu-toko-buku-di-kota-denpasar.jpg)