716 Karyawan di Tabanan Dirumahkan, Berpotensi Terus Bertambah 

716 orang karyawan di Tabanan dirumahkan tersebar di seluruh akomodasi pariwisata, seperti hotel dan restoran

Net
Ilustrasi PHK. 716 Karyawan di Tabanan Dirumahkan, Berpotensi Terus Bertambah  

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - 11 perusahaan yang ada di Tabanan sudah melaporkan kondisi usahanya ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tabanan, Senin (13/4/2020).

Dari 11 perusahaan tersebut, setidaknya sudah merumahkan sebanyak 716 orang karyawannya. 

Jumlah tersebut tersebar di seluruh akomodasi pariwisata, seperti hotel dan restoran.

Dengan kondisi tersebut, Disnakertrans Tabanan menyarankan warga tersebut mengikuti program Kartu Prakerja dari pemerintah yang sedang berlangsung saat ini.

Sebab, meskipun perlu mengikuti seleksi, kuota Provinsi Bali sebanyak 57.004 orang. 

"Itu datanya per hari ini (Senin) ada 716 karyawan yang dirumahkan, dan satu orang sudah di-PHK," kata Kepala Disnakertrans Tabanan, I Putu Santika, Senin (13/4/2020). 

Dia melanjutkan, jumlah tersebut dilaporkan dari 11 perusahaan yang ada.

Kemungkinan nantinya berpotensi bertambah.

Terlebih ada karyawan yang berasal dari Tabanan dan bekerja di luar Tabanan.

Pihaknya menyarankan pegawai yang dirumahkan mengikuti program Kartu Prakerja.

Warga diarahkan melakukan registrasi, kemudian mengikuti seleksi.

Setelah berhasil, baru bisa mengikuti program tersebut, dan disubsidi pemerintah pusat. 

"Seluruh warga bisa mengikutinya, tapi yang lebih diutamakan adalah karyawan yang kena PHK," jelasnya.

(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved