Corona di Bangli

RSU Bangli Kekurangan Alat Rapid Test

Berdasarkan data, jumlah alat rapid test di RSU Bangli saat ini hanya tersedia ratusan unit

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Direktur RSU Bangli I Nyoman Arsana. RSU Bangli Kekurangan Alat Rapid Test 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Ketersediaan alat rapid test di RSU Bangli hingga kini cenderung minim.

Berdasarkan data, jumlah alat rapid test di rumah sakit daerah tersebut, saat ini hanya tersedia ratusan unit.

Direktur RSU Bangli I Nyoman Arsana saat ditemui Rabu (15/4/2020), tidak memungkiri hal tersebut.

Hal ini lantaran butuh dua unit alat rapid test bagi tiap orang yang dilakukan tes.

Sedangkan dari jumlah alat yang tersedia, Arsana menyebut hanya ada sebanyak 170 unit.

Dimana 70 unit diantaranya merupakan bantuan dari pemerintah provinsi, sedangkan sisanya merupakan bantuan dari anggota DPR RI.

Dari 170 unit alat rapid test yang ada, Arsana juga tidak memungkiri jumlah tersebut terus mengalami pengurangan.

Sedangkan pengadaan alat tersebut, hingga kini mengandalkan pasokan dari pemerintah.

“Belum ada alat rapid test yang dijual. Kalau sudah ada saya akan cari,” katanya.

Arsana menyebut, kebutuhan alat rapid test khususnya di RSU Bangli diperkirakan mencapai 2 ribu lebih.

Pihaknya tidak memungkiri jika alat tersebut juga perlu digunakan bagi 600 pegawai di RSU Bangli.

“Namun karena jumlahnya terbatas, untuk saat ini kami gunakan bagi empat orang dokter umum yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sebab mereka sempat melakukan kotak dengan pasien OTG yang diisolasi,” ujarnya.

Arsana mengatakan hasil rapid test empat dokter tersebut dinyatakan negatif Covid-19.

Walau demikian, masih perlu dilakukan tes pada tujuh hari mendatang.

Selain dokter, rapid test juga akan dilakukan pada empat orang perawat yang pernah melakukan kontak dengan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved