Ada Penolakan, RS Jiwa Bangli Tak Jadi Tempat Karantina Pekerja Migran

Kapasitas karantina yang disiapkan saat ini mencapai 200 orang, dimana dalam satu kamar bisa dihuni dua orang.

tribun bali/ muhammad fredey mercury
Suasana pemindahkan karantina pekerja migran di Bangli, Kamis (16/4/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Karantina secara terorganisir bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) terus dilakukan oleh Satgas Penanggulangan Covid- 19 Bangli.

Hanya saja, ada pemindahan lokasi karantina.

Tempat karantina yang semula disediakan di RSJ Bali serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuambua, Susut, dipindahkan.

Informasinya, pemindahan ini akibat ada penolakan dari masyarakat.

Akhirnya seluruh PMI dipindahkan ke suatu hotel mulai Kamis (16/4/2020).

Mengenai kedatangan PMI, Kadis Perhubungan Bangli, I Gede Redika menyebut, rencananya hari ini akan datang 24 orang yang kemudian akan dikarantina di hotel.

“Termasuk dengan 29 PMI yang sebelumnya sudah tiba, juga akan dijadikan satu,” katanya.

Kabag Umum Setda Bangli, I Made Mahindra Putra membenarkan bahwa ada pemindahan tempat karantina bagi PMI yang telah pulang ke Bangli.

“Yang jelas dipindahkan ke suatu tempat yang layak untuk mereka,” ujarnya.

Mahindra menampik jika pemindahan tempat lantaran alasan kenyamanan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved