Trio Pengedar Narkotik Dilimpahkan ke Kejari Denpasar, Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Para tersangka ditangkap dengan barang bukti 9 plastik klip sabu dengan berat keseluruhan 57,43 gram brutto.

Gambar oleh jorono dari Pixabay
Foto ilustrasi narkoba 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rika Yuliana alias Riri (37), Retno Puwaningsih (30) dan I Gede Darmawan alias Lenong (25) menjalani pelimpahan tahap II dari penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar.

Proses pelimpahan berkas, tersangka beserta barang bukti pun dilakukan secara jarak jauh atau teleconference.

Ketiga tersangka tersebut dilimpahkan terkait perkara dugaan tindak pidana narkotik.

 Para tersangka ditangkap dengan barang bukti 9 plastik klip sabu dengan berat keseluruhan 57,43 gram brutto.

Pemerintah Masih Buka Pendaftaran Relawan Covid-19, Diutamakan Tenaga Medis

Pastikan Mahasiswanya Dapat Pembelajaran Sesuai Kurikulum, Kampus Ini Lakukan KBM Praktek Online

"Ketiga tersangka telah menjalani pelimpahan tahap II via teleconference. Ini dilakukan untuk pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 dan dilakukan sesuai prosedur," terang Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Denpasar, I Wayan Eka Widanta saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2020).

Mengenai penahanan, Eka Widanta menyatakan, usai menjalani tahap II, para tersangka dikembalikan atau dititipkan di tahanan BNNP Bali.

Hal ini juga berlaku bagi tersangka lainnya yang juga menjalani pelimpahan tahap II.

"Sesuai surat dari Menteri Hukum dan HAM RI, sementara lapas dan rutan tidak boleh menerima tahanan baru. Karena itu, ketiga tersangka masih kami titipkan di BNNP Bali," paparnya.

Selanjutnya kedua tersangka akan menjalani masa tahanan selama 20 hari kedepan.

"Penahanan terhadap para tersangka selama 20 hari kedepan. Setelah dakwaan lengkap, segera akan kami lakukan pelimpahan ke pengadilan untuk selanjutkan dilakukan persidangan. Untuk yang menangani perkara ini ada Jaksa I Putu Sugiawan dan Jaksa Siti Sawiyah," terang Eka Widanta.

Untuk pasal, kedua tersangka disangkakan pasal alternatif. Yakni Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tentang Narkotik dan atau Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tentang Narkotik. Dimana para tersangka terancam pidana selama 20 tahun penjara

Berdasarkan uraian singkat berkas perkara, bahwa hari Sabtu, 11 Januari 2020 sekitar pukul 15.30 Wita di Jalan Cempaka Permai Selatan, Penamparan, Padangsambian, Denpasar Barat petugas BNNP Bali mengamankan Rika Yuliana alias Riri, Retno Puwaningsih, I Gede Darmawan alias Lenong dan I Gede Agus Edi Mahayana (tersangka berkas terpisah)

Dari penangkapan para tersangka tersebut, petugas BNNP Bali berhasil menyita barang bukti narkotik. Dari tersangka Rika diamankan 9 plastik klip sabu dengan berat keseluruhan 57,43 gram brutto.

Sementara dari tangan Retno dan Gede Darmawan disita masing-masing sebuah ponsel dan kartu ATM.

Sedangkan dari Gede Agus Edi Mahayana (tersangka berkas terpisah) berhasil diamankan 11 paket sabu 5,06 gram brutto. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved