Pastikan Mahasiswanya Dapat Pembelajaran Sesuai Kurikulum, Kampus Ini Lakukan KBM Praktek Online

Berbagai cara digunakan agar KBM dapat terlaksana, baik melalui penugasan atau bertatapan langsung melalui aplikasi online.

Tribun Bali/Ni Kadek Rika Riyanti
Direktur Lembaga Pelatihan Kerja JWIHS dan Instruktur English Profesi, I Made Rata, tengah melaksanakan KBM praktek secara online, Kamis (16/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Kadek Rika Riyanti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Semenjak Coronavirus Disease (Covid-19) mewabah di Indonesia, tak terkecuali Bali, kegiatan belajar mengajar (KBM) mulai dari PAUD/TK hingga perguruan tinggi menjadi dirumahkan atau dilakukan secara daring.

Berbagai cara digunakan agar KBM dapat terlaksana, baik melalui penugasan atau bertatapan langsung melalui aplikasi online.

Tak hanya teori, salah satu kampus swasta, Jaya Wisata International Hotel School (JWIHS), membuktikan bahwa pembelajaran praktek pun dapat dilakukan secara daring melalui beberapa aplikasi yang ada seperti Zoom.

Direktur Utama JWIHS, I Putu Gede Panca Wasidipa SE, menyampaikan pembelajaran di kampusnya selama ini tetap berlangsung sesuai dengan jadwal, hanya tempatnya yang berbeda.

Pemerintah Telah Setujui Permohonan PSBB di 11 Daerah, Yang Lain Masih Proses

Bagikan 600 Paket Sembako di Kuta Utara, Srikandi DPRD Badung Harap Bisa putus Penyebaran Covid-19

“Jadi normalnya, mahasiswa dan staf dosen melaksanakan pembelajaran melalui kelas tatap muka, sekarang sesuai dengan anjuran pemerintah, study from home, pembelajaran tatap muka dilaksanakan melalui media perantara,” ujar Gede Panca, ketika ditemui awak media, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, KBM di kampusnya dapat terlaksana dengan baik karena fasilitas tersedia lengkap seperti koneksi internet, komputer, dan sebagainya.

 Sehingga, bagi dosen yang lebih nyaman mengajar di kampus, dipersilakan untuk melaksanakan KBM dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Teknisnya, para dosen menggunakan aplikasi-aplikasi yang tersedia untuk pembelajaran, sementara kami di sini memiliki aplikasi sendiri untuk kuis yakni ini AppQuiz JWIHS yang digunakan untuk mengevaluasi mahasiswa. Kami wajibkan para dosen untuk mengadakan kuis setiap dua atau tiga kali pertemuan,” paparnya.

Karena aplikasi itu milik kampus, sehingga melalui aplikasi kuis tersebut, pihaknya dapat memantau kerja para dosen apakah mahasiswa mendapat materi yang seharusnya diberikan dengan langsung mengakses data dari aplikasi tersebut.

Halaman
12
Penulis: Ni Kadek Rika Riyanti
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved