Ketua DPRD Badung Imbau Warga Muslim Tidak Mudik Lebaran
Ketua DPRD kabupaten Badung Dr. Drs. I Putu Parwata, MK, MM mengimbau warga muslim di kabupaten Badung, agar tidak mudik lebaran tahun ini.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Ketua DPRD kabupaten Badung Dr. Drs. I Putu Parwata, MK, MM mengimbau warga muslim di kabupaten Badung, agar tidak mudik lebaran tahun ini.
Masyarakat diminta agar masyarakat di Badung ikut membantu dalam memotong mata rantai penyebaran wabah virus corona (Covid-19).
Parwata mengatakan jika masyarakat tidak mudik, itu berarti mereka telah membantu diri sendiri dan orang lain terhindar dari wabah covid -19.
Sehingga diharapkan wabah virus corona yang melanda tidak semakin besar dan membahayan masyarakat itu sendiri.
• Tiga Pasien Covid-19 Sembuh, RSUD Klungkung Kini Tinggal Rawat Seorang Pasien
• Ortu di Jember Ini Terkejut Anaknya yang Siswa SMK Terjaring Razia Nyambi Jadi Waria
• Pers Asing Soroti Fenomena Minimnya Kasus Covid-19 di Bali Hingga Dampaknya Bagi Pariwisata
“Kita harus menyadari situasi yang berkembang saat ini, pemerintah terfokus pada pencegahan penyebaran virus corona, (covid -19). Nah dengan tidak melakukan perjalanan mudik lebaran, kita telah menolong diri sendiri dan orang lain,” katanya, Kamis (16/4/2020).
Selain menuruti imbauan, pihaknya juga meminta agar masyarakat selalu gunakan masker saat keluar rumah.
Pihaknya juga meminta agar masyarakat lebih banyak tinggal di rumah jika tidak dalam keadaan memaksa.
• 46 Dokter dan Tenaga Medis RS Kariadi Semarang Positif Covid-19; Ganjar Pranowo: Memilukan!
• AHY Tunjuk Putri Wapres Maruf Amin Jabat Wasekjen Partai Demokrat
• Data Pasien Positif Covid-19 di Bali Jadi Sorotan, Dewa Indra: Angka Ini Bisa Dipertanggungjawabkan
“Selain jarang keluar rumah juga lakukan kebersihan dirumah, cuci tangan baik dengan sabun maupun hand sanitizer,” ujarnya sembari mengatakan hidup bersih akan dapat menolong diri sendiri.
Lebih lanjut ia mengatakan, jika pun harus terpaksa untuk melaksanakan mudik, diharapkan mengubungi satgas covid-19 maupun pihak rumah sakit dalam pengecekan kesehatan.
“Kita harus jaga kesehatan keluarga di kampung. Bukan kita menduga, namun virus ini tidak terlihat dan bisa saja kita yang menularkan,” ujarnya.
• Setelah Satu Minggu Gagal, Kadek Swastini Akhirnya Bisa Mendaftar Kartu Prakerja
• Dengan Kampanye Sosial #BersamaIsuzu, Isuzu Ajak Masyarakat Berkontribusi untuk Terdampak Covid-19
Meski demikian, pihaknya sangat berharap masyarakat yang sudah mempunyai rencana mudik, untuk dilakukan penundaan, selama situasi belum kondusif.
Selain menjaga kesehatan diri sendiri, dengan tidak mudik juga bisa menjaga kesehatan keluarga di Kampung.
“Mari kita disiplin dan taat pada ajuran pemerintah, hanya dengan itu kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus covid -19,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketua-dprd-kabupaten-badung-dr-drs-i-putu-parwata-mk-mm-area-lampiran.jpg)