Corona di Bali
346 Kamar Siap Jadi Tempat Karantina PMI Asal Tabanan
Pemkab Tabanan melalui Muspika seluruh Kecamatan terus mendata akomodasi pariwisata yang bisa digunakan untuk tempat karantina PMI asal Tabanan
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemkab Tabanan melalui Muspika seluruh Kecamatan terus mendata akomodasi pariwisata yang bisa digunakan untuk tempat karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tabanan.
Sebab, diperkirakan jumlah PMI yang datang akan mencapai seribu orang lebih.
Terbaru, sudah ada 20 hotel/penginapan dengan kapasitas 346 kamar yang dinyatakan sudah siap menjadi tempat karantina.
Jumlah tersebut tersebar di lima kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan, Bali.
• Ini 4 Zodiak yang Paling Bisa Dipercaya untuk Menjaga Rahasia Terdalam Orang Lain
• Tanda-Tanda yang Ditunjukkan 3 Zodiak Saat Jatuh Cinta, Aquarius Perlakukan Si Dia dengan Eksklusif
• Pemerintah Putuskan Larang Mudik Lebaran Tahun Ini, Berlaku Mulai 24 April 2020
Menurut data yang berhasil diperoleh, lima Kecamatan tersebut diantaranya Kediri, Tabanan, Kerambitan, Baturiti, dan Pupuan.
Rinciannya, Kecamatan Kediri untuk sementara sudah menyiapkan 120 kamar dan yang sudah terisi 19 kamar.
Kecamatan Tabanan, menyediakan 100 kamar dan yang sudah terisi sebanyak 29 kamar.
Kecamatan Baturiti menyediakan 102 kamar dan sementara masih kosong.
Kemudian, Kecamatan Kerambitan dan Pupuan menyediakan 24 kamar sementara masih belum terisi.
"Perkiraan kepulangan PMI ke Tabanan yang mencapai sekitar itu (1.00)," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tabanan, I Putu Dian Setiawan, Senin (20/4/2020).
Dia melanjutkan, sedikitnya ada penambahan 8 akomodasi dengan jumlah ratusan kamar.
Namun, jumlah tersebut dipastikan akan terus bergerak sebab Muspika jajaran masih melakukan akomodasi yang tersedia.
"Tim masih terus bergerak untuk mencari tempat karantina," katanya.
Dian juga berharap, selama berada di tempat karantina, PMI yang baru datang diminta tertib dan disiplin mematuhi aturan tata tertib.
Hal ini untuk kepentingan bersama termasuk keluarga tercinta.
"Kami juga memohon permakluman kepada para PMI jika misalnya ada kekurangan dari segi fasilitas. Dan jika memang membutuhkan makanan tambahkan silahkan menghubungi keluarganya dengan syarat tidak bertemu langsung. Hal ini untuk mengantisipasi selama masa karantina," harapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/muspika-saat-melakukan-pengecekan-lapangan.jpg)