Corona di Bali

Desa Seraya Terapkan Denda 100 Kilogram Beras & Gelar Guru Piduka bagi Warga yang Buat Keramaian

Sanksi tersebut diterapkan sesuai kesepakatan tiga Desa Dinas. Desa Seraya Barat, Seraya Tengah, serta Desa Seraya Timur.

Pixabay
Ilustrasi Penyebaran Covid-19 di Keramaian 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Desa Seraya, Kecamatan Karangasem bakal menerapkan sanksi bagi kramanya yang bengkung membuat keramaian sekitar wilayah Desa Adat Seraya.

Sanksi tersebut diterapkan sesuai kesepakatan tiga Desa Dinas. Desa Seraya Barat,  Seraya Tengah, serta Desa Seraya Timur.

Bandesa  Adat Seraya, I Made Salin menjelaskan, sanksi  diberlakukan untuk warga yang tetap buat keramaian ditengah merebaknya penyebaran Covid - 19.

Sanksinya berupa 100 kilogram Beras, dan menghaturkan Guru Piduka ke Pura Puseh, dengan harapan teerhindar dari penyebaran virus corona.

Pro Kontra Program Kartu Prakerja, Pimpinan Komisi VI DPR RI: Pemerintah Ingin Beri Kail dan Umpan

Demokrat Tarik Diri dari Panja RUU Cilaka Dkk, PSR: Kita Fokus Bantu Masyarakat Perangi Corona

Update Virus Corona di Bali – Pasien Positif: 152 Orang, Sembuh: 47 Orang, PDP: 393 Orang

"Sebelum  diberikan sanksi, warga yang melanggar akan diberi himbauan sebanyak tiga kali oleh Babinsa serta Bhabinkamtibnas. Kalau tetap  bengkung, yang bersangkutan diberikan sanksi berupa bayar berupa bayar  beraas 100 kilo, serta guru piduka di  Pura,"ungkap  Made Salin, Rabu (22/4/2020).

Larangan membuat keramaian disepakati 30 Maret, sesuai imbauan dari pemerintah pusat.

Tujuannya untuk memutus penyebaran Covid - 19.

Lantaran banyak warga yang tak mengindahkan, akhirnyaa prajuru desa adat seraya  dan 3 desa dinas menyepakati untuk diberikan sanksi kepada warga yang melanggar.

Bertambah Satu Warga Denpasar Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Susi Pudjiastuti Terancam Bangkrut, Kerugian Rp 30 Miliar per Bulan

"Sanksi mulai diterapkan sejak 16 April 2020. Astungkara sekarang warga mulaai sadar akan bahayanya Covid - 19. Semoga tidak ada warga yang meembuat keramaian, dan penyebaran Covid - 19 bisa terputus. Terpenting warga berprilaku hidup sehat,  bersih,"harap Made Salin.

Ditambahkan, prajuru desa juga tetap mengimbau warga di Desa Adat Seraya untuk mengantisiasi penyebaran corona.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved