Corona di Bali

Bob Tatto, Seniman Tato Bali yang Beralih ke Lukis Foto Saat Pandemi Covid-19

Sejak merebaknya virus Corona Covid-19 di Bali, studio tato miliknya terpaksa harus ditutup

Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Bob Tatto menggoreskan kuas di kanvas. Bob Tatto, Seniman Tato Bali yang Beralih ke Lukis Foto Saat Pandemi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Nyoman Mahayasa

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Seniman tato Bali, Bob Tatto menekuni seni rajah tubuh sejak tahun 2007.

Saat ini ia sudah memiliki dua studio tato di kawasan Ubud, Gianyar, Bali.

Sebagian besar kliennya adalah wistawan asing yang sedang berlibur atau lewat pemesanan.

Pria bernama lengkap Gusti Made Mahardika (34) ini sering mengikuti kontes tato dan dua kali juara di ajang tato bergengsi di Denpasar dan Ubud.

Namun, sejak merebaknya virus Corona Covid-19 di Bali, studio tato miliknya terpaksa harus ditutup.

Ini dilakukan untuk mengikuti aturan pemerintah yaitu physical distancing.

Apalagi profesinya sebagai seniman rajah tubuh bersentuhan langsung dengan klien.

Meskipun masih ada yang meminta membuat tato, ia menolak dan lebih memilih diam di rumah.

Selama di rumah, Bob Tatto tidak kehilangan kreativitas, ia tetap melukis namun dengan media lain yaitu kanvas.

Bob Tatto bercerita, sebelum virus Corona merebak di Bali, ia mendapat pekerjaan melukis.

Sehingga waktu di rumah saja dimanfaatkannya untuk menyelesaikan pekerjaan itu.

"Kebetulan saya ada job membuat lukis foto sejak sebelum adanya corona dan sekarang saya ada kesempatan untuk menggarapnya. Lumayan di situasi saat ini," ucapnya sembari menggoreskan kuas di kanvas.

Bob Tatto berharap wabah virus Corona ini segera berakhir karena berdampak ke semua sektor usaha, terutama pariwisata.

 (*)

Penulis: I Nyoman Mahayasa
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved