Berita Banyuwangi

Cerita Para Penjahit Kampung yang Dapat Pesanan 1 Juta Masker dari Pemkab Banyuwangi

Para penjahit kampung dan UMKM konveksi mulai menyerahkan pesanan masker kain dari Pemkab Banyuwangi.

Surya/Haorrahman
Foto: Penyerahan masker pesanan Pemkab Banyuwangi dari para penjahit dan UMKM 

Atik awalnya menggeluti usaha pembuatan kue bolu, namun dia memiliki keahlian menjahit.

Walhasil, karena pesanan kue bolu sepi seiring penghentian aktivitas pariwisata, dia beralih menjadi penjahit masker.

“Saya coba-coba bikin masker, ternyata banyak yang membeli. Alhamdulillah, kok ternyata juga dikontak Pemkab Banyuwangi, diberi pesanan 3.500 masker bareng 12 ibu-ibu penjahit di desa,” ujar Atik.

Pesanan masker dari Pemkab Banyuwangi ikut pula membantu usaha milik Oki Arya, UMKM konveksi Desa Gendoh, Kecamatan Sempu.

Oki yang biasa memproduksi kaos dan kebaya sudah tidak mendapat order sejak Maret.

Oki pun memanfaatkan stok kain bahan baku kaos untuk membuat masker

“Stok kain masih banyak, saya buat masker. Salah satunya melayani pesanan Pemkab Banyuwangi yang harganya Rp 5 ribu per lembar. Saya bersyukur, awalnya pusing tidak ada order, sekarang terus produksi masker,” ujar Oki.   

Dandim 0825 Letkol Inf Yuli Eko mengatakan, pemesanan masker ke penjahit kampung adalah pengejawantahan ketahanan ekonomi dan kesehatan negara.

“Roda ekonomi UMKM tetap berjalan. Di sisi lain, pembuatan masker ini untuk mencegah penyebaran virus corona, artinya ini mendukung ketahanan di bidang kesehatan,” kata Dandim.

Hal yang sama dilontarkan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin.

Halaman
123
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved